BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 03 Desember, 2008 - Published 10:36 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
AS minta Pakistan bertindak segera
 
Rice mendesak India dan Pakistan tetap melakukan kontak
Rice mendesak India dan Pakistan tetap melakukan kontak
Menlu AS Condoleezza Rice mengatakan India, Pakistan dan yang lainnya harus segera bertindak guna mengadili para penyerang Mumbai.

"Ini khususnya waktu bagi Pakistan untuk bertindak." kata Rice kepada wartawan di Delhi sebelum pembicaraan dengan para pemimpin India.

Rice berharap bisa mengurangi ketegangan antara India dan Pakistan setelah serangan minggu lalu yang menewaskan sekurang-kurangnya 188 orang.

India mengatakan para penyerang memiliki hubungan dengan Pakistan.

Islamabad membantah berperan dan menawarkan untuk membantu penyelidikan.

Pihak berwenang AS mengatakan India sudah mendapatkan peringatan sebulan lalu mengenai serangan tersebut, yang menyebabkan sekitar 200 orang tewas.

Direktur intelejen nasional Amerika Serikat juga mengindikasikan bahwa kelompok yang berbasis di Pakistan, Lashkar-e-Toiba bertanggung jawab atas serangan.

Sementara itu, para pemimpin politik Pakistan bersama-sama mengutuk serangan tersebut, namun menolak apa yang mereka sebut "tuduhan terburu-buru" mengenai keterlibatan Pakistan.

Jenderal di Pakistan

"Inilah waktunya bagi semua orang untuk bekerjasama dan bersikap transparan," kata Rice dalam jumpa pers di Kedutaan AS di Delhi.

"Saya mengatakan bahwa Pakistan perlu bertindak untuk mengatasi masalah ini dengan cepat, dan bekerjasama penuh. Pesan itu sudah disampaikan dan akan disampaikan lagi ke Pakistan." tambah Rice.

Dia mengatakan bahwa AS tidak akan cepat-cepat menyimpulkan siapa yang bertanggung jawab atas serangan.

"Namun ini jelas jenis terorisme dimana Al-Qaeda terlibat." katanya.

Doktor Rice akan bertemu dengan Perdana Menteri India, Manmohan Singh, dan Menteri Luar Negeri.

Belum ada pengumuman apakah dia akan juga mengunjungi Pakistan.

Namun Panglima Angkatan Bersenjata AS, Adimiral Mike Mullen, sudah tiba di Islamabad guna mengadakan pembicaraan dengan pejabat militer dan pemerintah Pakistan.

Masih belum jelas apakah Rice akan mengunjungi Mumbai, dimana enam warga Amerika tewas dalam serangan tersebut.

Partai-partai politik Pakistan secara bersama-sama menandatangani sebuah resolusi yang mengatakan mereka sama prihatinnya dengan India terhadap serangan di Mumbai, dan mengutuk kekerasan terhadap warga tidak berdosa.

Namun mereka menolak tuduhan terburu-buru terhadap Pakistan,

Menteri Luar Negeri India Pranab Mukherjee mengatakan India tidak akan melakukan tindakan militer, namun bila Pakistan tidak bertindak, maka proses pembicaraan damai antar kedua negara akan terganggu.

India telah meminta kepada Islamabad untuk menyerahkan 20 tersangka yang dianggap India sedang bersembunyi di Pakistan.

Tetapi Presiden Pakistan Asif Ali Zardari mengatakan mereka tidak akan diserahkan kepada India.

"Bila mereka bersalah, mereka akan disidangkan di pengadilan kami. Kami akan mengadili mereka di tanah kami sendiri, dan kami akan menghukum mereka." katanya kepada jaringan televisi Amerika.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy