BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 28 November, 2008 - Published 20:49 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Hotel Taj Mahal belum bebas
 
mumbai
Pengepungan masih berlangsung setelah 48 jam
Pasukan komando India terus mengepung hotel Taj Mahal Palace di Mumbai setelah lebih 48 jam berlangsung serangan dahsyat dengan korban 130 orang.

Sementara hampir 100 orang diselamatkan dari hotel lainnya, sejumlah sandera dikukuhkan tewas di pusat kegiatan warga Yahudi setelah tentara melakukan penyerbuan.

Seorang rabbi berusia 29 tahun dan isterinya dipastikan termasuk di antara yang terbunuh.

Menteri luar negeri India mengatakan "elemen yang terkait dengan Pakistan" terlibat dalam serangan di Mumbai.

Akan tetapi rekan sejabatnya dari Pakistan mengimbau India agar tidak memasukkan politik ke dalam masalah ini, dengan mengatakan "kita harus bahu-membahu untuk mengalahkan musuh".

Wartawan BBC di Pakistan, Barbara Plett, mengatakan ada perasaan di kalangan para pejabat senior di Islamabad bahwa India bertindak terlalu dini dalam menghubungkan para pelaku serangan Mumbai dengan Pakistan.

Di Inggris, para pejabat membantah laporan-laporan bahwa beberapa penyerang mungkin warga negara Inggris keturunan Pakistan.

Para pejabat Inggris mengatakan pihak berwenang India mengatakan kepada mereka, tidak ada pertanda sejauh ini bahwa orang yang ditembak maupun yang ditahan adalah warga negara Inggris.

resident
Penduduk Mumbai mengatakan warga kota itu akan bisa mengatasi keadaan

Orang-orang bersenjata melancarkan serangan hari Rabu, dengan menggunakan senjata otomatis dan granat. Mereka melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah kerumunan orang di stasiun kereta utama, kedua hotel, dan pusat komunitas Yahudi, satu rumah sakit serta cafe yang sering dikunjungi para turis asing.

Sebelumnya, sekitar 100 tamu dan staf --banyak di antara mereka orang barat-- diselamatkan dari hotel Oberoi-Trident, dan pertempuran dengan orang-orang bersenjata di sana sudah berakhir.

Media India melaporkan setidaknya 154 orang terbunuh sejak serangan bermula.

Seorang pejabat India mengatakan jumlah korban tewas bisa lebih tinggi lagi.

"Begitu mayat-mayat dikumpulkan, jumlah yang tewas mungkin akan mencapai 200," kata Menteri Dalam Negeri Sri Prakash Jaiswal.

Sekitar 370 orang luka-luka sejak hari Rabu.

Konfirmasi juga diperoleh hari Jumat bahwa dua warga Prancis dan dua warga Amerika Serikat tewas dalam tindak kekerasan ini.

Seorang pejabat keamanan India mengatakan delapan orang asing diketahui terbunuh, di antara mereka termasuk tiga warga Jerman, satu Jepang, Kanada, dan Australia. Seorang warga Inggris juga tewas.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy