BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 22 November, 2008 - Published 10:35 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Annan tak dapat visa Zimbabwe
 
Kofi Annan
Mantan Sekjen PBB, Kofi Annan, dan mantan Presiden Amerika Serikat, Jimmy Carter, telah membatalkan kunjungan ke Zimbabwe.

Mereka mengatakan Zimbabwe tidak memberikan visa kepada mereka sehingga kunjungan selama 2 hari bersama istri Nelson Mandela, Graca Machel, menjadi tidak mungkin.

Ketiga tokoh dunia itu menjadi bagian dari kelompok yang disebut Elders, atau para orang tua, untuk mengatasi konflik di Zimbabwe.

"Kami harus membatalkan kunjungan kami karena pemerintah mengatakan dengan jelas tidak akan bekerja-sama," kata Annan dalam konperensi pers di Johannesburg, Afrika Selatan.

Sebelumnya pemerintah Zimbabwe membantah laporan-laporan yang menyebutkan mereka menghambat kunjungan itu.

Tidak bekerjasama

 ...kami harus membatalkannya, sebab pemerintah menegaskan tidak akan bekerjasama
 
Kofi Annan

Annan, Carter, dan Machel, menyatakan amat kecewa dengan pembatalan itu padahal satu-satunya tujuan kunjungan adalah untuk membantu rakyat Zimbabwe dan tidak ingin terlibat dalam perundingan politik apapun.

Carter mengatakan mereka sudah mengajukan permohonan visa beberapa pekan lalu namun pemerintah Zimbabwe telah mencegah mereka untuk masuk ke negara itu.

"Kami mencoba berbagai cara yang bisa kami tempuh untuk membujuk mereka agar mengijinkan kami masuk dan mencoba memahami apa yang terjadi di lapangan," kata Carter.

Sementara itu Annan mengatakan tidak ada penjelasan dari pihak berwenang Zimbabwe tentang alasan dari penolakan visa.

"Kami sebelumnya berharap berkunjung ke Zimbabwe pagi ini, tapi kami harus membatalkannya, sebab pemerintah menegaskan tidak akan bekerjasama," kata Annan.

Meskipun demikian Annan menegaskan mereka akan tetap melanjutkan tugasnya di kawasan tersebut.

"Untuk memastikan situasi di lapangan dan tindakan yang bisa ditempuh guna ikut memperbesar bantuan bagi warga Zimbabwe, yang menjadi perhatian utama kami."

Krisis kemanusiaan
Zimbabwe
Elders ingin bertemu langsung dengan warga Zimbabwe

Pemerintah Zimbabwe sendiri tidak memberikan komentar atas pernyataan Annan dan Carter.

Koran milik pemerintah, The Herald, sebelumnya mengutip seorang pejabat pemerintah yang mengatakan rencana misi itu bias.

Partai berkuasa Zanu-PF pimpinan Robert Mugabe dan kubu opisisi Gerakan untuk Perubahan Demokrasi, MDC, yang dipimpin Morgan Tsvangirai, saling berbagi kekuasaan setelah sengketa dalam hasil pemilihan presiden awal tahun ini.

Organisasi bantuan internasional mengatakan saat ini Zimbabwe menghadapi krisis kemanusiaan dengan perkiraan hampir setengah dari penduduknya membutuhkan bantuan pangan sampai awal tahun depan.

Wartawan BBC di Johannesburg mengatakan wabah kolera di Zimbabwe yang menewaskan hampir 300 orang telah membuat situasinya jadi mendesak.

Sementara itu pegiat hak asasi manusia, Graca Machel --yang juga merupakan istri Nelson Mandela-- mengatakan Elders rencananya akan bertemu langsung dengan rakyat Zimbabwe untuk mendapatkan gambaran tentang krisis kemanusiaan di sana.

Elders kini akan tetap berada di Afrika Selatan untuk mengamati situasi di Zimbabwe dan negara-negara tetangga.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy