BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada:
 
Email kepada teman   Versi cetak
Granat di pengunjuk rasa
 
Bangkok
Pengunjuk rasa berkemah di luar kantor Perdana Menteri
Sebuah granat telah melukai 8 pengunjuk rasa anti pemerintah yang selama ini berkemah di luar kantor perdana menteri di Bangkok, Thailand.

Polisi mengatakan granat itu meledak subuh pagi sekitar Pukul 02.00 dan menghantam sebuah pos jaga yang ditempati pengunjuk rasa PAD.

Serangan ini terjadi 2 hari setelah serangan granat lain yang menewaskan seorang pengunjuk rasa dan melukai 20 orang lainnya.

Kelompok pengunjuk rasa menuntut Perdana Menteri Somchai Wongsawat mengundurkan diri karena dianggap terlalu dekat dengan mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, yang digulingkan lewat kudeta militer Tahun 2006 lalu.

Para pengunjuk rasa menjadi serangan beberapa bom kecil dalam beberapa pekan belakangan ini.

Namun serangan bom yang menewaskan seorang pengunjuk rasa --yang merupakan serangan terparah sejauh ini-- dikuatirkan menjadi petunjuk dari serangan yang lebih agresif atas kelompok pengunjuk rasa.

Poros Thaksin
Thaksin Shinawatra
Thaksin dan istri didakwa dengan beberapa kasus korupsi

Para pengunjuk rasa dari Aliansi Rakyat untuk Demokrasi, PAD, menguasai kawasan itu sejak Bulan Agustus.

PAD merupakan aliansi dari berbagai kubu, antara lain konservatif, pendukung kerajaan, dan para pegiat demokrasi.

Perdana Menteri Somchai adalah ipar mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang kini berada dalam pengasingan.

Thaksin kini menghadapi sejumlah dakwaan korupsi serta penyalahgunaan kekuasaan, dan sudah dijatuhi hukuman penjara dalam salah satu kasus.

Kelompok pengunjuk rasa telah berhasil menekan Perdana Menteri pengganti Thaksin, Samak Sundaravej, mundur yang mengantarkan Somchai naik ke kursi PM.

Sama seperti Samak, Perdana Menteri Somchai juga dianggap merupakan poros Thaksin.

Unjuk rasa PAD ini diwarnai sejumlah kekerasan di jalanan yang terburuk sejak militer memberangus gelombang pro demokrasi Tahun 1992 lalu.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy