BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 20 November, 2008 - Published 08:30 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Bursa saham Asia anjlok
 
Japan
Saham Asia turun mengikuti penurunan di Wall Street
Bursa-bursa Asia anjlok setelah indeks Dow Jones di Amerika jatuh ke titik trendah dalam waktu 5 tahun belakangan.

Penurunan ini terjadi di tengah-tengah kekuatiran akan berlarutnya resesi global.

Di Bursa Jepang, indeks Nikkei ditutup dengan penurunan 6,8% sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong turun 5,5%.

Data memperlihatkan eksport Jepang ke kawasan Asia turun pada Bulan Oktober dan ini merupakan penurutan pertama kalinya sejak Tahun 2002, yang menambahkan kecemasan akan skala melemahnya perekonomian dunia.

Hari Rabu, saham-saham di Wall Street, New York, turun setelah Bank Sentral Amerika memperkirakan ekonomi Amerika Tahun 2009 mungkin tidak berkembang.

Pasar Asia mulai menurun

Jepang dan negara-negara lain di Asia amat tergantung pada eksport.

Pasar produk Jepang di kawasan Asia selama ini membantu membatasi dampak dari krisis ekonomi global terhadap perusahaan-perusahaan Jepang yang berorientasi eksport, setelah menurunnya permintaan dari Amerika Serikat dan Eropa.

Nintendo
Perusahaan Jepang biasanya tergantung pada pasar Amerika

Namun eksport Jepang ke kawasan Asia bulan lalu juga mulai turun sebesar 4% dibandingkan tahun lalu, yang menjadi salah satu indikasi dari tingkat menurunnya perekonomian.

Wartawan BBC di Tokyo, Duncan Bartlett, mengatakan beberapa negara Asia, antara lain Jepang, Singapura, dan Hong Kong, sudah berada dalam keadaan resesi.

Dan perkiraan bahwa Amerika akan mengalami resesi juga telah menyebabkan anjloknya saham di kawasan Asia.

Sementara berita buruk dari Amerika Serikat menimbulkan kekuatiran di perusahaan Jepang, seperti Toyora dan Nintendo, yang biasanya amat tergantung pada konsumen Amerika.

Amerika melamban

Orang-orang kini berupaya mencari jika ada gerakan yang positif, namun sejauh ini tidak ada yang terlihat.

Hampir semua orang sepakat bahwa gambaran perekonomian global memang memburuk, baik itu dalam bidang komoditi, ekuiti, dan sektor lainnya,

Hari Rabu, Bank Sentral Amerika mengatakan PDB Amerika kemungkinan tidak berkembang tahun ini, atau tumbuh amat tipis, dan kemungkinan justru mengkerut Tahun 2009.

Mereka menambahkan bahwa pertumbuhan mungkin baru akan tercapai kembali Tahun 2010 dengan perkiraan pemotongan suku bunga lebih lanjut masih dibutuhkan.

Berdasarkan perbandingan bulan ke bulan, pada Oktober ini indeks harga konsumen di Amerika turun 1%, --yang merupakan terbesar dalam waktu 60 tahun-- dan ini memperlihatkan perekonomian yang melamban.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy