|
Pakistan panggil Dubes AS
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pakistan telah memanggil Duta Besar Amerika Serikat di Islamabad sehubungan dengan serangan rudal AS di teritori Pakistan
yang menewaskan 5 orang.
Dilaporkan bahwa Duta Besar AS, Anne Paterson, sudah datang ke Kementrian Luar Negeri untuk menerima protes atas serangan di Bannu. Serangan rudal itu mengenai kawasan Bannu, yang berada jauh di dalam Pakistan, dan menewaskan 5 militan setempat. Dan Kedutaan Besar Amerika untuk Pakistan mengatakan bahwa Duta Besar Anne Patterson akan meneruskan protes Pakistan ke Washington. Protes Pakistan ini muncul bersamaan dengan pernyataan salah seorang komandan senior Taliban yang mengatakan akan mundur dari kesepakatan damai dengan Pakistan jika masih ada serangan rudal AS. Hafiz Gul Bahadur --salah seorang dari 2 komandan Taliban di Waziristan Utara, sepakat dengan Pakistan untuk tidak saling menyerang sejak Tahun 2006. Bukan di perbatasan
Belakangan ini kemarahan makin menyebar di Pakistan sehubungan dengan makin meningkatnya serangan rudal Amerika dari pesawat tak berawak di sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan. Serangan Rabu kemarin di Bannu amat tidak biasa karena masuk jauh ke dalam teritori Pakistan. Serangan rudal AS sebelumnya biasanya di sepanjang kawasan perbatasan dengan Afghanistan, yang dikenal dengan Wilayah Pemerintahan Kesukuan dan sebagian besar lebih dikuasai oleh para militan. Namun Bannu berada di Propinsi Barat Laut yang dikendalikan oleh pemerintah pusat Islamabad. "Duta besar Amerika sudah dipanggil ke Kementrian Luar Negeri untuk menerima protes sehubungan dengan serangan rudah di Bannu," kata seorang pejabat Pakistan kepada kantor berita Reuters. Amerika Serikat menganggap kelompok pembangkang menggunakan kawasan perbatasan Pakistan-Afghanistan untuk melancarkan serangan atas pasukan koalisi yang bertugas di Afghanistan.
Sejak Bulan Agustus kawasan Waziristan Utara sudah diserang rudal sebanyak 19 kali yang diyakini berasal dari pesawat tak berawak milik Amerika. Kesepakatan terancam Laporan-laporan menyebutkan para pemimpin Taliban sudah bertemu dengan komandan senior mereka di Waziristan Utara, Hafiz Gul Bahadur. "Sudah diputuskan jika ada serangan pesawat tak berawak lagi di kawasan kami setelah tanggal 20 November, maka kami akan melakukan serangan atas sasaran di Pakistan," kata Ahmedullah Ahmedi, jurubicara Bahadur, kepada BBC. Pemerintah Pakistan selama ini menempuh kebijakan untuk mencapai kesepakatan perdamaian sementara dengan para komandan Taliban. "Pakistan jelas terlibat langsung dalam membantu Amerika melancarkan serangan-serangan tersebut," tambah Ahmedullah. Ada 3 faksi Taliban di teritori Pakistan dan 2 diantaranya di Waziristan Utara. Ketiga faksi itu dipimpin oleh Mullah Nazir, Hafiz Gul Bahadur, dan Baitullah Mehsud. Faksi pimpinan Mullah Nazir dan Hafiz Gul Bahadur selama ini menghindari konflik dengan Pakistan sedangkan faksi Baitullah Mehsud terlibat kontak terbuka dengan aparat militer Pakistan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||