BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 20 November, 2008 - Published 18:26 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Cina lakukan 'mata-mata cyber'
 
Komputer milik pemerintah Amerika Serikat
Cina dinilai tingkatkan upaya membobol jaringan komputer AS
Cina meningkatkan kegiatan mata-mata melalui jaringan komputer terhadap pemerintah dan kalangan dunia usaha Amerika Serikat.

Demikian temuan yang disampaikan satu panel Kongres Amerika.

Dalam laporan tahunan ke Kongres, panel tersebut memperingatkan bahwa informasi rahasia yang didapat Cina dengan membobol jaringan komputer di Amerika, semakin besar.

Panel ini mengatakan Cina secara aktif meningkatkan kemampuan berperang di dunia maya untuk mendapatkan keuntungan ketika berkonflik dengan Amerika.

Sejauh ini belum ada tanggapan dari pihak Cina mengenai laporan tersebut.

Panel yang secara resmi disebut Komisi Kajian Ekonomi dan Keamanan Amerika-Cina ini didirikan Kongres pada 2001 untuk memberikan masukan, menyelidiki dan membuat berbagai laporan atas masalah-masalah Amerika-Cina.

Laporan panel ini menyebutkan ekonomi dan pemerintah Amerika rentan terhadap serangan cyber karena keduanya sangat tergantung dengan komputer dan internet.

'Lebih murah'

Perang cyber AS v Cina
 Cina mencuri banyak sekali informasi rahasia dari jaringan komputer Amerika
 
Larry Wortzel, ketua Komisi Kajian Ekonomi dan Keamanan AS-Cina

Panel yang beranggotakan enam orang dari Partai Demokrat dan enam dari Partai Republik ini mengatakan Cina akan terus menjadikan Amerika sebagai sasaran karena menyerang melalui jaringan komputer lebih murah dibandingkan dengan melakukan kegiatan mata-mata secara konvensional.

Selain itu, kata panel ini, menentukan pelaku pembobolan sistem jaringan komputer sering kali lebih susah dilakukan.

"Cina mencuri banyak sekali informasi rahasia dari jaringan komputer Amerika," kata Larry Wortzel, ketua Komisi Kajian Ekonomi dan Keamanan Amerika-Cina.

Panel yang ia pimpin merekomendasikan DPR menganggarkan dana bagi program-program pemerintah Amerika termasuk yang dijalankan oleh militer dan Departemen Keamanan Dalam Negeri yang memantau dan melindungi data penting yang tersimpan di jaringan komputer.

Belum ada tanggapan dari Beijing mengenai laporan ini namun di masa lalu pemerintah Cina selalu menegaskan bahwa mereka tidak pernah mencoba mengganggu kepentingan negara lain.

Cina juga mengatakan ingin memiliki hubungan yang baik dengan Amerika.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy