BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 20 November, 2008 - Published 09:25 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Satu tewas dalam bom Bangkok
 
Bangkok
Sedikitnya seorang pengunjuk rasa tewas dan 20 lainnya terluka
Sebuah ledakan di Bangkok menewaskan sedikitnya seorang pengunjuk rasa anti pemerintah dan melukai 20 lainnya.

Ledakan subuh hari itu menghantam kawasan tempat para pengunjuk rasa mendirikan tenda di sekitar kantor perdana menteri di ibukota Bangkok.

Para pengunjuk rasa dari Aliansi rakyat Demokratis, PAD, sudah menduduki kawasan itu sejak Bulan Agustus lalu.

Mereka menuntut agar Perdana Menteri Somchai Wongsawat mundur karena dianggap terlalu dekat dengan mantan Perdana Menteri, Thaksin Shinawatra, yang digulingkan lewat kudeta militer 2 tahun lalu.

Unjuk rasa anti pemerintah ini diwarnai dengan kekerasan serius di jalanan, yang sering dibandingkan dengan kekerasan ketika unjuk rasa pro demokrasi diberangus militer Tahun 1992.

Dianggap poros Thaksin

Aksi unjuk rasa PAD selama ini memperlihatkan daya tahan yang tinggi dan sudah berhasil menekan seorang perdana menteri sebelumnya serta 2 anggota kabinet mundur.

Bangkok
PAD sudah menjatuhkan Perdana Menteri Somchai Sundaravej

Dalam beberapa pekan belakangan aksi unjuk rasa PAD diserang dengan bom-bom kecil, namun ledakan besar terbaru ini --menurut wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head-- bisa menjadi pertanda awal dari serangan yang lebih agresif untuk membubarkan unjuk rasa.

PAD merupakan aliansi dari kelompok konservatif, pendukung kerajaan, akademisi, dan aktifis pro demokrasi yang sebelumnya berhasil menekan Perdana Menteri Samak Sundaravej mundur.

Mereka menganggap Samak dan Perdana Menteri Somchai saat ini semata-mata merupakan poros dari Thaksin, yang sudah dijatuhi hukuman dalam kasus korupsi.

PAD ingin menggantikan sistem pemilihan satu orang satu suara dengan sistem perwakilan suara yang ditentukan berdasarkan profesi serta kelompok sosial, dan bukan berdasarkan wilayah pemilihan.

Perubahan konstitusi

Thaksin --yang merupakan saudara ipar Somchai-- digulingkan lewat kudera militer Tahun 2006 dan hingga saat ini berada di dalam pengasingan di luar negeri.

Beberapa waktu lalu pemerintah Inggris mencabut visa Thaksin dan mengeluarkan pernyataan agar maskapai penerbangan tidak membawa dia terbang ke Inggris.

Pemerintahan Somchai sendiri mengatakan akan memulai perundingan dengan PAD.

Namun mereka juga tetap ingin meneruskan rencana kontroversial untuk mengubah konstitusi, yang dianggap pengunjuk rasa sebagai upaya dalam merehabilitasi Thaksin.

Thaksin dituduh korupsi dan menyalah-gunakan kekuasaan ketika menjabat sebagai perdana menteri.

Bulan lalu dia dijatuhi hukuman penjara in absentia karena terbukti melakukan konflik kepentingan, namun masih ada sejumlah dakwaan lain yang menantinya.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy