|
Kontak pemilik dan pembajak
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemilik kapal tanker minyak Arab Saudi yang dibajak oleh bajak laut Somalia mulai berunding tentang kemungkinan uang tebusan,
seperti dikatakan Kementrian Luar Negeri Arab Saudi.
Sirius Star merupakan kapal tanker terbesar sejauh ini yang pernah dibajak dengan membawa 2 juta ton barrel minyak Saudi senilai $ 100 juta. Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Saud al-Faisal tidak bersedia mengukuhkan apakah uang tebusan kemungkinan akan disetujui atau tidak, tapi membenarkan bahwa perundingan memang sudah dimulai. Belakangan ini terjadi peningkatan pembajakan di lepas pantai Somalia. Hari Selasa, sebuah kapal barang dan kapal penangkap ikan dibajak, yang menambah tercatat 90 kapal yang sudah dibajak sepanjang Tahun 2008. Pembajak yang menguasai Sirius Star dan 25 awaknya pada Hari Sabtu diperkirakan merupakan kelompok pembajak yang canggih. Pemilik yang memutuskan
Ketika ditanya apakah jumlah uang tebusan juga dirundingkan, Kementrian Luar Negeri Arab Saudi mengatakan keputusan berada di tangan pemilik tanker. "Kami tidak mau berunding dengan teroris maupun pembajak. Namun pemilik tanker adalah pemegang keputusan terakhir dari apa yang terjadi di sana," kata Pangeran Saud al-Faisal. "Yang kami ketahui adalah kami bergabung dalam satuan tugas dan akan berupaya mengurangi ancaman ini atas perdagangan internasional," tambahnya. Sementara itu Menteri Luar Negeri Inggris, David Miliband, mengatakan pembajakan muncul di semua tempat di seluruh dunia dan pada saat ini yang menjadi pusatnya adalah Teluk Aden. Dia menambahkan Angkatan Laut Inggris sedang melakukan koordinasi dengan Uni Eropa untuk menanggapi pembajakan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||