BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 19 November, 2008 - Published 08:29 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
India 'hancurkan kapal Somalia'
 
Angkatan Laut India melalukan patroli di lepas pantai Somalia
Angkatan Laut India melalukan patroli di lepas pantai Somalia
Angkatan Laut India mengatakan salah satu kapal perangnya di Teluk Aden telah menghancurkan kapal milik perompak yang beroperasi di lepas pantai Somalia.

Pernyataan pemerintah menyebutkan kapal perang yang bernama INS Tabar itu mengeluarkan tembakan ke arah "kapal induk" perompak setelah mendapatkan serangan.

Aksi perompakan meningkat akhir-akhir ini di lepas pantai Somalia.

Kapal minyak Arab Saudi yang bernama Sirius Star saat ini berlabuh di lepas pantai Somalia setelah kapal beserta 25 ABK dibajak oleh perompak.

Sejak tahun 1991 Somalia belum memiliki pemerintah nasional yang berfungsi dan telah mengalami kerusuhan yang terus berlanjut.

Sejumlah kapal perang dari berbagai negara melakukan patroli di Teluk Aden yang merupakan salah satu jalur maritim tersibuk di dunia yang menghubungkan Laut Merah dengan Lautan India.

Angkatan Laut India mengatakan kapal Tabar melihat kapal pembajak saat mengatakan patroli Selasa malam.

Ketika kapal perang India meminta kapal pembajak tersebut untuk berhenti," tanggapan yang diberikan adalah kapal tersebut akan meledakkkan kapal Angkatan Laut India apabila mendekati kapal itu," demikian bunyi pernyataan Angkatan Laut India.

"Para perompak terlihat di atas kapal mereka dengan membawa senjata dan peluncur granat roket. Kapal itu terus memberikan ancaman dan kemudian menembak kapal INS Tabar," lanjut pernyataan itu.

Sirius Star
Sirius Star dibajak oleh kelompok bajak laut yang canggih

Tebusan

Angkatan Laut India menambahkan kapal Tabar melakukan patroli di Teluk Aden sejak awal bulan ini dan telah mengawal 35 kapal dalam perjalanan di perairan yang penuh dengan pembajak ini.

Menurut Biro Maritim Internasional, pembajakan di lepas pantai Afrika Timur dan Teluk Aden berjumlah sekitar sepertiga dari jumlah pembajakan di seluruh dunia.

Insiden-insiden tersebut biasanya diselesaikan melalui perundingan pemberian uang tebusan.

Sejumlah perusahaan kapal sekarang menimbang-nimbang resiko menggunakan rute pendek ke Eropa melalui terusan Suez.

Menurut laporan sebuah lembaga pemikir Inggris, pembajakan di lepas pantai Somalia diperkirakan telah menelan sekitar $30 miliar dalam bentuk uang tebusan tahun ini.

Perluas jaringan

Pada hari Selasa, sebuah kapal barang dan kapal ikan diserang oleh bajak laut sehingga tahun ini sudah tercatat 90 kapal sipil yang diserang bajak laut.

Sebuah kapal barang yang membawa gandum ke Iran diserang di Teluk Aden, sementara kontak hilang dengan 12 awak di sebuah kapal penangkap ikan.

Bajak laut yang membajak kapal tanker Sirius Star jelas merupakan kelompok yang canggih dengan kontak-kontak di Dubai dan negara tetangga, kata wartawan BBC dari Seksi Somalia, Yusuf Garaad.

Dan banyak uang tebusan yang mereka terima dari pembajakan sebelumnya digunakan untuk membeli perahu dan senjata, maupun mengembangkan jaringan di kawasan Tanjung Afrika.

Sementara itu Somalia sejak Tahun 1991 tidak mempunyai pemerintahan yang berfungsi secara penuh sehingga para bajak laut di kawasan itu lebih bebas untuk beroperasi.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy