|
AL Australia libur dua bulan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Menteri Pertahanan Australia mengatakan sebagian besar anggota Angkatan Laut negara itu akan diberi cuti hari Natal selama
dua bulan sebagai strategi mengatasi kekurangan anggota.
Joel Fitzgibbon mengatakan libur panjang ini merupakan satu cara mendorong tentara Angkatan Laut untuk tidak keluar dari posisi mereka. Jumlah pelaut yang tinggal di kapal yang sedang berlabuh akan dikurangi, agar tugas pelaut lebih "ramah" terhadap kehidupan keluarga. Fizgibbon menolak anggapan kubu oposisi bahwa langkah itu akan membahayakan keamanan nasional. Oposisi mengatakan keputusan itu merupakan pengakuan bahwa pemerintah gagal merekrut tentara angkatan laut dalam jumlah cukup. 'Cara inovatif' Firzgibbon mengatkaan: "Kami bekerja keras dalam mencari upaya baru dan inovatif untuk mempertahankan tentara yang sudah ada dan merekrut tentara baru." Namun, juru bicara oposisi untuk masalah pertahanan David Johnston, mengatakan strategi itu merupakan pengakuan kegagalan pemerintah. "Saya tidak pernah melihat pasukan keamanan yang bertugas melindungi Australia memutuskan untuk libur natal selama enam hingga delapan minggu karena itu bagus untuk kaum ibu dan bapak," ujarnya. Kepala Staf Angkatan Laut mengatakan keputusan ini tidak membuat Australia tidak telindungi. "Libur panjang ini tidak akan berpengaruh pada operasi dan ini bertujuan agar anggota kami yang tidak bertugas bisa mengambil libur panjang dan menghabiskannya bersama keluarga mereka." ujar Wakil KASAL Australia, Davyd Thomas. Angkatan Laut Australian memiliki 12.000 personel - dan kekurangan sekitar 2.000 orang. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||