BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 27 Oktober, 2008 - Published 11:44 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Obama dan McCain saling kritik
 
John McCain
John McCain yakin posisinya akan membaik menjelang hari H
Kandidat dari partai Republik, John McCain, mengatakan kampanyenya untuk menjadi presiden "baik-baik saja" meski jajak pendapat menunjukkan dia tertinggal dari saigannya dari parti Demokrat.

Saat berbicara di acara diskusi stasiun televisi NBC sembilan hari sebelum hari pemilihan, McCain mengatakan dia berhasil mendekati Obama dalam satu minggu belakangan.

Dalam acara kampanye setelah itu, dia menekankan siap bertarung untuk memenangkan pemilihan presiden.

Sementara itu, Obama mengatakan McCain dan Presiden George W. Bush sama saja dan tidak membawa perubahan.

Jajak pendapat NBC menunjukkan Obama memimpin di Iowa dengan 51% dukungan, sementara McCain mendapat 40%.

Akan tetapi, jajak pendapat Reuters/C-Span/Zogby yang diterbitkan hari minggu menunjukkan secara keseluruhan persaingan semakin ketat dan Obama hanya berada di depan dengan lima angka dari McCainyang mencatat dukungan 44%.

"Jajak pendapat itu dengan konsisten menunjukkan saya tertinggal lebih jauh dari yang sebenarnya,£ kata McCain. "Kami baik-baik saja".

Dia melanjutkan: "Kami semakin mendekati dalam satu minggu terakhir dan jika kita terus melakukannya di minggu terakhir, hasilnya akan bergerak ke kubu kami di hari pemilihan."

"Saya memutuskan untuk percaya pada insting dan juga jajak pendapat, dan antusiasme di setiap acara kampanye benar-benar sangat tinggi."

"kami sangat kompetitif, dan saya puas dengan posisi saat ini. Saya juga bangga dengan kampanye yang kami jalankan."

Dengan laporan-laporan media mengenai pertikaian di kubu partai Republik, Mc Cain ditanya apakah dia ingin membela pasangan calon wakil presidennya Sarah Palin.

Sarah Palin
Sarah Palin meminta suara warga bagi partai Republik
"Saya tidak membela dia - saya memuji dia. Dia tidak perlu dibela."

Dia menegaskan Gubernur Alaska itu memiliki "pengalaman di kursi eksekutif dibandingkan Senator Biden dan Obama."

"Palin adalah wanita yang dinamis dengan pengalaman di kursi eksekutif, sebagai pemimpin dan reformasi. Dia adalah yang dibutuhkan oleh Washington.

"Dia contoh bagi jutaan warga Amerika. Orang seperti dia yang dibutuhkan Washington."

Partai Republik sebelumnya harus bereaksi terhadap berita mengenai dana sebesar 150.000 dolar yang dikeluarkan untuk pakaian Sarah Palin sejak dia ditunjuk sebagai calon wakil presiden.

"Dia hidup irit, dia bukan dari keluarga kaya. Mereka ditarik ke dalam panggung seperti ini," ujar MCain sambil mengatakan pakaian Palin akan diserahkan ke yayasan amal nani.

'Filosofi yang sama'

Menjawab serangan kubu Obama bahwa dia 90% setuju dengan Presiden Bush, McCain mengatakan dia dan Palin adalah pejuang.
Barack Obama
Obama kritik filosofi partai Republik yang membela orang kaya

"Apakah kami memiliki filosofi partai Republlik yang sama? Tentu saja."

"Tetapi saya juga pernah menentang partai saya, tidak hanya Presiden Bush, tetapi juga yang lain, saya punya buktinya."

Sementara itu, Obama yang berkampanye di Colorado mengatakan "filosofi sama" partai Republik adalah menguntungkan kaum kaya dan membelanjakan dana jutaan orang dalam perang Irak meski ekonomi Amerika sedang sulit.

Dia menghimbau "rencana bantuan segera" bagi kelas menengah, dengan mengatakan paket bantuan finansial untuk dunia perbankan yang baru merupakan "langkah yang perlu diambil" untuk melindungi dana pensiun, lapangan kerja dan dunia usaha.

Obama mengatakan rencana sistem kesehatan, pendidikan dan energi tidak "akan terwujud dalam satu malam", dan memperingatkan semua pihak untuk "mengetatkan ikat pinggang".

Meminta suara

Palin juga membicarakan masalah pakaiannya dalam kampanye di Florida dengan mengatakan dia "mencoba tidak menghiraukan itu karena keterlalluan".

Namun dia menambahkan pakaian itu bukan miliknya dan dia akan mengenakan pakaiannya sendiri setelah hari pemilihan tanggal 4 November.

Dia mengejek laporan bahwa Obama sudah menulis pidato pelantikan dan mengatakan bahwa partai Demokrat memandang pemilihan umum hanyalah sebagai "formalitas".

"Kami tidak begitu saja berasumsi kalian akan memilih kami - kami meminta suara kalian dengan hormat," ujarnya kepada peserta kampanye.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy