|
Eropa 'bersikap teguh' soal iklim
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Uni Eropa berjanji untuk tetap memenuhi rencana menangani perubahan iklim mendatang, meski ekonomi sedang melamban.
Namun sejumlah negara menyatakan kawatir atas dampak yang akan ditimbulkan terhadap industri ditengah melambatnya ekonomi dunia saat ini. Dalam pertemuan puncak selama dua hari di Brussels, para pemimpin dari 27 negara Uni Eropa juga mendukung upaya penyelamatan bank-bank bermasalah dan menyerukan koordinasi yang lebih baik di seluruh dunia untuk melakukan perombakan sistem finansial. Dari Brussels, wartawan BBC, Oana Lungescu melaporkan, Eropa telah bergerak cepat dalam menangani krisis keuangan, namun kawasan ini baru mulai merasakan dampak krisis terhadap lowongan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi. Sarkozy mengatakan, negara-negara Uni Eropa harus mempertimbangkan langkah penyelamatan yang terkoordinasi untuk industri seperti yang dilakukan untuk bank-bank. Sarkozy juga berjanji untuk mempertimbangkan keprihatinan Italia dan Polandia yang menyatakan rencana ambisius Uni Eropa untuk mengurangi emisi gas rumah kaca merupakan beban tambahan bagi bisnis. "Saya bisa mengukuhkan tujuan-tujuannya tetap sama, kalendarnya sama, dan sekarang semuanya tergantung kepada kita untuk mencari solusi bagi negara-negara tersebut yang menyampaikan kekhawatiran," kata Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Namun perjanjian yang ingin dicapai bulan Desember mendatang tampaknya terlalu sulit untuk dicapai, di tengah suramnya prospek ekonomi Eropa, kata wartawan kami. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||