08 September, 2008 - Published 09:53 GMT
Topan Ike melanda pantai utara Kuba, yang memicu gelombang raksasa dan hujan deras, namun kekuatan badai sudah melemah meski masih berbahaya/
Badai Kategori Dua itu masih menghebuskan angin berkekuatan lebih dari 165km per jam.
Sebagian rumah di sepanjang pantai, tempat setidaknya 800.000 orang sudah diungsikan, rusak berat.
Sebelumnya topan Ike menyebabkan setidaknya 61 orang tewas di Haiti dan dilaporkan merusak 80% rumah di kepulauan Turks dan Caicos.
Institut Meteorologi Kuba mengatakan pusat topan mencapai daratan di dekat Punta Lucrecia di negara bagian Holguin sekitar 823 km di tenggara ibukota Havana.
Setelah topan Gustav melanda lebih dari seminggu lalu, badan bantuan darurat Kuba yang terkenal handal, hampir kewalahan, kata wartawan BBC Michael Voss di Havana.
Gustav menyebabkan kerusakan berat pada bagian barat pulau itu, dan merusak hampir 100.000 rumah.
"Dalam sejarah Kuba, kami belum pernah menghadapi dua topan besar hampir bersamaan," kata Jose Rubiera, kepala badan meteorologi Kuba kepada televisi pemerintah.
Kaca jendela pecah
Topan Ike diperkirakan akan mencapai ibukota Kuba, Havana pada Selasa pagi.
Wartawan kami mengatakan jika topan menghantam langsung kota itu yang berpenduduk dua juta orang dan dipadati bangunan-bangunan tua, dampaknya akan mengenaskan.
Di kota Holguin, seorang staf hotel bernama Carmela mengatakan kepada kantor berita Reuters: "Banyak orang khawatir, kaca jendela mulai pecah. Air di mana-mana dan hujan turun sangat deras."
Sejumlah 15.000 wisatawan juga ikut diungsikan sebelum topan Ike tiba.
Di kawasan Camaguey, yang terletak di jalur topan, warga Ramon Olivera bersiap untuk pergi naik motor ketika para petugas pemerintah kota menutup sejumlah bank dan rumah makan.
"Saya tidak khawatir tetapi harus tetap mempersiapkan diri - topan ini bisa menghantam kuat," katanya kepada The Associated Press.
Topan Ike bergerak ke arah barat dengan kekuatan 20 km per jam dan diperkirakan akan melintasi Kuba selama 30 jam, meski kekuatannya akan melemah, kata Pusat Topan Nasional Amerika Serikat.
Dengan arah saat ini, badain itu dapat mengancam pulau-pulau di Tanjung Florida pada hari Selasa. Sebagian warga sudah mendapat perintah evakuasi.