|
Wartawan Malaysia dibebaskan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Wartawan senior surat khabar berbahasa Cina di Malaysia, Tan Hoon Cheng telah dibebaskan setelah kemarin ditahan berdasarkan
undang-undang keamanan dalam negeri, ISA.
Setelah dibebaskan, Tan Hoon Cheng, 33 tahun dikawal oleh polisi ke rumahnya di Penang. Dia tahan pada hari yang sama dengan penahanan seorang anggota parlemen oposisi, Teresa Kok, dan seorang penulis opini di internet atau bloger, Raja Petra Kamarudin. Ketiga orang itu ditahan berdasarkan undang undang keamanan dalam negeri atau ISA yang memungkinkan penahanan tanpa pengadilan. Wartawan harian Sin Chew, Tan Hoon Cheng ditahan laporannya tentang komentar politisi Ahmad Ismail yang menggambarkan etnis Cina sebagai orang yang hanya menumpang di Malaysia. Pernyataan itu menyebabkan kemarahan etnis Cina Malaysia dan politisi itu dipecat dari UMNO. Para pegiat hak asasi dan politisi oposisi di Malaysia mengkritik keras penahanan mereka ini. Tak ada alasan Sebelumnya, pemimpin perusahaan surat kabar Sin Chew, NC Siew mengatakan tidak ada dasar bagi penahanan Tan Hoon Cheng. "Dia berasal dari latar belakang yang sangat sederhana, dan ia adalah wartawan yang serius dan sangat bertanggung jawab. Ia benar benar tidak terkait dengan politik dan tidak memiliki konspirasi politik apapun. Kami sendiri tidak mengerti, mengapa langkah drastis itu dilakukan terhadapnya," kata NC Siew. Kamis lalu panglima angkatan bersenjata memperingatkan warga Malaysia untuk tidak mengeluarkan komentar yang bisa merusak keharmonisan antar ras. Dia mengeluarkan pernyataan ini setelah Perdana Menteri Abdullah Badawi membekukan keanggotaan seorang anggota partainya, UMNO, karena menyebut orang India dan Cina di Malaysia sebagai penumpang. Wartawan BBC Robin Brant melaporkan dari Kuala Lumpur melaporkan, Raja Petra Kamarudin menjadi duri dalam daging bagi pemerintah Malaysia. Situs-situs blog yang tidak dikontrol oleh pemerintah menjamur di Malaysia. Dan ia menjadi salah satu figur paling terkenal yang mendukung opoisisi. Alasan penangkapannya adalah ia menerbitkan artikel yang menghujat agama. Dia juga dituduh beberapa minggu lalu membuat tuduhan bahwa wakil perdana menteri Malaysia terlibat dalam satu pembunuhan. 'Informasi diperlukan' Awal minggu ini sebelum ia ditangkap, ia sempat bersembunyi dan mengatakan sikap ini kepada BBC. "Saya tidak takut ditangkap dengan menggunakan ISA," katanya. "Saya hanya ingin memastikan dalam waktu 10 hari kedepan saya masih bisa menyebarluaskan informasi yang saya yakin akan sangat diperlukan oleh masyarakat," katanya. Raja Petra ditangkap berdasarkan undang undang keamanan dalam negeri, ISA, yang pada prinsipnya memberi kekuasaan kepada pemerintah untuk menahan seseorang untuk waktu tak terbatas tanpa lewat pengadilan. Pemerintah Malaysia kesulitan untuk mempertahankan keuasaan setelah tampil buruk dalam pemilihan umum awal tahun ini. Panglima angkatan bersenjata terpaksa juga angkat bicara setelah awal minggu ini perselisihan mengenai ras mengancam keutuhan partai berkuasa UMNO Dia menyerukan perdana menteri agar menindak tegas mereka yang mengganggu keharmonisan hubungan antara warga Melayu, dan keturunan Cina serta India. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||