BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 08 September, 2008 - Published 12:52 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Masalah baru bagi PM Samak
 
PM Thailand Samak Sundaravej
Samak membawakan acara memasak di televisi sebelum diangkat menjadi perdana menteri
PM Thailand Samak Sundaravej membela dirinya di pengadilan karena tampil dalam acara memasak di televisi.

Dalam serangkaian masalah terbaru yang dihadapi Samak, dia dituduh melanggar undang-undang dengan bekerja bagi perusahaan swasta.

Para pengunjuk rasa kini telah menduduki kompleks kantor perdana menteri selama dua minggu untuk menuntut pengunduran dirinya.

Samak akan dipaksa mundur jika dinyatakan bersalah dalam kasus ini//

Kemungkinan jalan maju?

Sebelum menjabat perdana menteri tujuh bulan lalu, Samak membawakan acara memasak di televisi.

Dia terus tampil di televisi beberapa kali setelah menjadi perdana menteri.

AKSI PROTES DI BANGKOK
26 Agustus: Demonstran menduduki kompleks kantor pemerintah, menuntut pemerintah mundur
28 Agustus: PM Samak berjanji tidak akan menggunakan kekerasan untuk menindak unjuk rasa
29 Agustus: Polisi berusaha mengusir pemrotes namun ditarik mundur; demonstran menutup dua bandara kawasan
30 Agustus: PM Samak menolak untuk mundur, setelah bertemu raja Thailand
1 Sept: Bentrokan di malam hari antara kelompok yang mendukung dan menentang pemerintah menyebabkan satu orang tewas. Samak memberlakukan keadaan darurat
3 Sept: Menlu Thailand Tej Bunnag mundur
4 Sept: Samak usulkan referendum

Beberapa senator mengajukan petisi terhadap Samak, dengan mengatakan perdana menteri dilarang oleh undang-undang bekerja bagi perusahaan swasta.

Samak mengatakan kepada Mahkamah Konstitusi pada hari Senin bahwa dia dibayar untuk tampil dalam acara televisi itu dan bukan digaji sebagai pegawai perusahaan tersebut.

Sidang dijadwalkan akan mengeluarkan putusan hari Selasa.

Spekulasi pada sejumlah surat kabar setempat mengatakan bahwa kasus ini kemungkinan dapat menjadi solusi jangka pendek bagi kebuntuan politik di Thailand, meski beberapa pengamat menyatakan kalau pun Sama mundur, partainya bisa menunjukkan kembali.

Dalam dua minggu belakangan, para demonstran menduduki kompleks gedung-gedung pemerintah di Bangkok, dan menolak untuk meninggalkan kantor perdana menteri sebelum Samak mengundurkan diri.

Meski didesak oleh sejumlah pemimpin militer, Samak menolak untuk mundur.

Sebelum akhir pekan kemarin, Samak mengusulkan referendum namun ditolak oleh oposisi.

Pada demonstran dari Aliansi Rakyat bagi Demokrasi (PAD) mengatakan Samak adalah kaki-tangan mantan PM Thaksin Shinawatra, yang digulingkan dalam kudeta militer tidak berdarah pada tahun 2006.

Satu orang tewas dalam bentrokan antara kelompok-kelompok yang mendukung dan menentang pemerintah di Bangkok pekan lalu, yang memicu keadaan darurat diberlakukan di ibukota.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy