BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 07 September, 2008 - Published 17:20 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
AS ambil alih perusahaan kredit
 
Fannie Mae
Fannie Mae dan Freddie Mac sangat penting dalam pasar perumahan Amerika
Pihak berwenang keuangan Amerika memaparkan rencana pemerintah untuk mengambil alih dua perusahaan raksasa pinjaman perumahan Freddie Mac dan Fannie Mae.

Kedua perusahaan itu secara bersama menyediakan hampir separuh dari seluruh kredit rumah di Amerika, dan selama krisis perumahan telah menderita kerugian miliaran dolar.

Statistik terbaru menunjukkan sekitar 9% pemilik rumah di Amerika tidak mampu membayar cicilan atau menghadapi ancaman penyitaan rumah mereka oleh bank.

Pengambil alihan kedua perusahaan itu oleh pemerintah federal Amerika merupakan paket dana penyelamatan terbesar dalam sejarah Amerika.

'Langkah menyeluruh'

Sebagai bagian dari perubahan itu, jajaran manajemen kedua perusahaan akan diganti dan kedua perusahaan itu akan mendapat dana tambahan untuk mendukung bisnis mereka agar dapat terus beroperasi.

Menteri Keuangan Amerika Henry Paulson mengatakan campur tangan pemerintah ini dilakukan demi kepentingan sistim perbankan yang lebih luas dan para pembayar pajak di Amerika, karena kondisi keuangan kedua perusahaan dengan cepat memburuk.

Dia menambahkan tingkat utang kedua perusahaan merupakan "risiko sistemik" bagi stabilitas sistim perbankan.

"Kami mempelajari semua pilihan yang ada dan menetapkan serangkaian tindakan menyeluruh terbaik yang dapat memenuhi tujuan stabilitas pasar, ketersediaan kredit rumah dan perlindungan bagi para pembayar pajak," katanya.

"Fannie Mae dan Freddie Mac merupakan perusahaan yang sangat besar dan saling berkaitan dalam sistim keuangan kita sehingga runtuhnya salah satu dari dua perusahaan itu akan menimbulkan masalah besar di pasar keuangan di sini dan di seluruh dunia."

Langkah ini dimaksudkan untuk membantu kedua perusahaan tetap beroperasi, ditengah kekhawatiran keduanya mengalami pailit karena para pemilik rumah tidak mampu meneruskan cicilan mereka.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy