|
Sedikitnya 20 tewas di Kairo
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sedikitnya 20 orang tewas akibat longsornya bebatuan yang menghancurkan sejumlah rumah di Kairo, ibukota Mesir.
Laporan-laporan menyebutkan puluhan rumah di kawasan kumuh Kairo Timur hancur dihantam batu-batu yang longsor. Para saksi mata mengatakan sebuah bangunan bertingkat 6 di kawasan Duwayqa di bawah perbukitan Muqattam hancur menjadi tinggal puing-puing. Beberapa orang diduga masih terperangkap di bawah puing-puing yang membuka kemungkinan masih bertambahnya jumlah korban jiwa. Disebutkan sedikitnya 8 bongkahan batu besar, yang beratnya diperkirakan mencapai 70 ton-- jatuh dari perbukitan di atas Duwayqa.
Para saksi mata melihat ratusan orang yang panik berkumpul di tempat jatuhnya longsoran batu itu karena keluarga mereka terperangkap di bawahnya. Beberapa orang mencoba menggali puing-puing dengan menggunakan alat seadannya maupun dengan tangan kosong. "Amat mengerikan," kata Hassan Ibrahim Hassan, pria berusia 80 tahun yang rumahnya tidak terkena hantaman batu. "Listrik terputus dan kami mendengar suara hentakan besar seperti gempa bumi. Saya pikir rumah saya akan hancur. Saya berlari keluar dan melihat seluruh perbukitan ambruk," tambahnya. Debu terlihat menutupi kawasan Duwayqa yang masih tersisa. Tim penyelamat harus menunggu kedatangan alat-alat berat untuk bisa menggeser bebatuan. "Saya tak bisa melihat rumahku. Yang terlihat hanya batu-batu yang menutup semuanya," kata seorang warga, Mustafa Abdel-Fatah. Penyebab longsor belum diketahui, namun sebelumnya pernah terjadi longsor serupa di perbukitan pinggiran kota Kairo. Kawasan daerah kumuh ini didiami oleh ribuan orang, dan banyak di antara mereka adalah warga desa yang pindah ke kota untuk mencari kerja. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||