29 Agustus, 2008 - Published 12:41 GMT
Vincent Dowd
Festival Film Venezia kembali bergulir dan beberapa film bersaing untuk meraih penghargaan utama, Golden Lion atau Singa Emas.
Namun Venesia, salah satu festival film tertua, sekarang harus berjuang mempertahankan pamornya.
Tahun ini merupakan penyelenggaraan ke-65 Festival film Venesia.
Festival ini dimulai dengan gagasan yang benar-benar baru. Tetapi sekarang, ada sekitar 800 festival film digelar di seluruh dunia.
Kebanyakan memang bukan festival film besar, tetapi Venesia tidak senang ketika Roma juga mengadakan festival sendiri beberapa tahun lalu.
'Kehilangan pamor'
Ancaman persaingan terbesar terhadap festival film Venesia datang dari Kanada.
Festival film tahunan Toronto dimulai ketika festival Venesia mulai kehilangan pamor dan dalam beberapa tahun belakangan semakin tidak penting.
Festival Toronto sekarang menjadi acara penting di Amerika Utara, festival yang lebih penting dari semua festival yang bergulir di Benua Amerika.
Jadi tahun ini, contohnya film Inggris berjudul The Duchess yang dibintangi Keira Knightley, akan diputar untuk pertama kalinya disini, begitu juga film dari sutradara Guy Ritchie, suami Madonna.
Panitia penyelenggara festival film Venesia ingin melihat film-film Eropa diluncurkan di sebuah festival film Eropa. tetapi beberapa sutaradara film merasa kritikus film di Venesia, dan di Cannes, terlalu banyak bersuara.
Resensi negatif di Venesia dan Cannes, beberapa kali menghancurkan pemasaran sebuah film.
Kritikus film dari Eropa yang sinis itu, menurut teori ini, tidak banyak yang menghadiri festival film Toronto.
Dengan demikian, bisa dikatakan ada persaingan ketat antara festival besar sebagai tempat meluncurkan film baru, dan Venesia sadar a tidak bisa lagi berasumsi, hanya festivalnya dan festival di Cannes Perancis saja yang penting di mata publik perfilman dunia.