BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 21 Agustus, 2008 - Published 13:41 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Spanyol tangisi korban Madrid
 
Badan pesawat Spanair JK 5022
Penyelidikan penyebab kecelakaan sudah dimulai
Spanyol menangisi kematian 153 orang pada kecelakaan pesawat di bandara Madrid, di saat tim penyelidik memeriksa penyebab kecelakaan.

Perdana Menteri Spanyol Jose Luis Rodriguez Zapatero mengunjungi beberapa rumah sakit di Madrid dan bertemu dengan 19 korban yang selamat, sementara Raja Juan Carlos menemui keluarga para korban.

Masa berkabung tiga hari berjalan di Madrid, di saat keluarga para korban tiba untuk mengidentifikasi jenazah.

Dari 19 orang yang selamat dari penerbangan Spanair JK 5022, beberapa orang dinyatakan dalam kondisi serius.

Empat korban yang selamat dikatakan dalam kondisi "sangat gawat", yang yang lainnya dikatakan "gawat", kata media massa Spanyol. Namun lima dari enam orang yang dikatakan "gawat" telah memperlihatkan tanda pulih, kata kantor berita EFE.

Tim penyelidik kecelakaan mulai memeriksa puing-puing pesawat yang jatuh di bandar udara Barajas di Madrid.

Mereka juga akan mulai menganalisa data penerbangan dan mesin perekam suara, yang sudah ditemukan.

Identifikasi sulit

Pesawat Spanair yang akan terbang ke Las Palmas di Kepulauan Canary bertolak dari bandara Baraja pada Rabu siang dengan membawa 172 orang, termasuk 10 awak.

Keluarga penumpang
 Yang paling sulit adalah mengidentifikasi jati diri jenazah
 
Jesus Lopez Santana
Palang Merah Spanyol

Jenazah seorang bayi dan satu orang dewasa, dua korban terakhir, berhasil dievakuasi dari bangkai pesawat yang terbakar pada hari Kamis.

Dua bayi dan 20 anak-anak berada di dalam pesawat, menurut Spainair yang mengeluarkan catatan resmi penumpang.

Para pakar mengatakan upaya mengenali para korban akan sulit dan lamban karena banyak jenazah yang rusak terbakar.

"Yang paling sulit adalah mengidentifikasi jati diri jenazah," kata juru bicara Palang Merah, Jesus Lopes Santana kepada koran El Mundo.

Laporan-laporan awal mengisyaratkan bahwa api terlihat pada mesin pesawat MD82 saat atau tidak lama setelah pesawat bertolak, dan pesawat kemudian jatuh.

Menteri Transportasi Spanyol Magdalena Alvarez mengatakan pesawat itu sebelumnya siap untuk berangkat namun keberangkatan ditunda karena masalah teknis, yang menyebabkan pesawat tertunda satu jam.

Media Spanyol mengatakan pilot melaporkan kerusakan pada alat penguruh suhu, namun masalah itu diduga dapat ditangani.

Pada hari Kamis, Alvarez mengatakan penyelidikan menyeluruh akan dilakukan, dengan memeriksa alat perekam penerbangan dan gambar-gambar yang ada, namun saat ini masih terlalu dini untuk menyimpulkan penyebab kecelakaan.

Sebuah komisi independen khusus dibentuk untuk meneliti penyebab kecelakaan tersebut, kata media Spanyol.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy