http://www.bbc.com/indonesian/

19 Juli, 2008 - Published 09:16 GMT

Paus Benediktus minta maaf

Paus Benediktus XVI mengatakan kepada warga Australia dia meminta maaf secara mendalam karena pelecehan seks terhadap anak-anak oleh beberapa pastor Katolik.

Dalam pertemuan dengan para uskup di Sydney, Paus berbicara mengenai "rasa malu yang kita rasakan" dan menyerukan agar para pelaku pelecehan itu diadili.

Satu kelompok pegiat mengkritik pidato itu dengan mengatakan, Paus seharusnya bertemu dengan beberapa korban untuk meminta maaf secara langsung.

Paus menyampaikan hal itu sementara ribuan pejiarah Katolik mulai berkumpul untuk doa malam sambil menyalakan lilin di Sydney.

Paus akan memimpin doa malam di Royal Randwick Racecourse.

'Penyelewengan'

Sebelumnya di Katedral St Mary di Sydney, Paus mengatakan, "Saya meminta maaf sedalam-dalamnya bagi rasa sakit dan penderitaan yang dialami korban."

"Penyeleweangan yang mengkhianati kepercayaan ini sangat layak dikecam keras," katanya.

"Mereka yang bertanggun jawab atas kejahatan ini harus diadili," lanjutnya.

Broken Rites, yang menghendaki Paus bertemu dengan beberapa korban secara langsung mengatakan permintaan maaf Paus "tidak cukup".

"Para korban menghendaki tindakan, bukan hanya kata-kata," demikian pernyataan pegiat itu.

Broken Rites mengatakan adanya 107 tuduhan terhadap pastor Katolik dengan dakwaan pelecehan seks di Australia.

Namun para pegiat memperkirakan jumlah korban mencapai ribuan orang.

Belum ada konfirmasi apakah Paus akan bertemu korban pelecehan seperti ketika berkunjung ke Amerika bulan April, ketika dia juga menyatakan rasa malu karena skandal itu.

Wartawan BBC Nick Bryant di Sydney mengatakan, para korban mengadukan bahwa gereja di Australia berusaha untuk menghambat klaim ganti rugi dan menutup-nutupi kasus-kasus tertentu.