http://www.bbc.com/indonesian/

05 Juli, 2008 - Published 10:57 GMT

Timor Leste minta dana minyak

Pemerintah Timor Leste untuk pertama kalinya berencana untuk meminta dana yang berasal dari penerimaan minyak.

Pemerintah akan meminta parlemen menyetujui tambahan anggaran untuk tahun ini. Dana ini rencananya akan diambil dari kas penerimaan minyak, yang selama ini menyediakan 90% lebih pendapatan negara tersebut.

Wartawan BBC Lucy Williamson mengatakan harga minyak dunia yang tinggi saat ini berarti Timor Leste memiliki potensi dana USD 2,5 miliar.

Sampai akhir tahun dana tersebut diperkirakan akan mencapai lebih dari USD 3 miliar. Untuk sementara ini dana tersebut baru berasal dari satu ladang gas saja.

Produksi dari ladang itu akan berlangsung selama 15 tahun walau puncaknya diperkirakan adalah tahun ini. Setelah itu Timor Leste berencana membangun ladang lainnya.

Mereka sudah menemukan satu ladang yang berpotensi komersial dan sepuluh pengeboran lagi direncanakan akan dilakukan beberapa tahun ke depan.

Dalam waktu bersamaan pemerintah Timor Leste juga ingin meninggalkan diri dari ketergantungan minyak. Itulah salah satu alasan mengapa mereka meminta kepada parlemen kenaikan anggaran sebesar 120%.

Perekonomian Timor Leste digerakkan oleh pengeluaran pemerintah dan pemerintah berencana menggunakan tambahan dana bagi perbaikan prasarana yang pada gilirannya akan menarik investasi.

Namun rencana tersebut dianggap kontroversial tidak saja karena proses tender menyangkut beberapa proyek namun juga jumlah dana yang akan dihabiskan.

Di masa lalu dari dana yang sudah tersedia pemerintah tidak mampu menghabiskannya di tahun anggran yang sama.