04 Juli, 2008 - Published 16:22 GMT
Ilmuwan AQ Khan yang reputasinya tercoreng mengatakan Pakistan menerbangkan materi nuklir ke Korea Utara dengan sepengetahuan penuh Presiden Pervez Musharraf.
Dia mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa angkatan bersenjata memantau penerbangan alat sentrifugal pada tahun 2000.
Pada saat itu Musharraf adalah panglima angkatan bersenjata.
Dr Khan mengatakan peralatan pengayaan uranium itu dibawa di dalam pesawat Korea Utara yang pengisian muatannya dipantau oleh para pejabat keamanan Pakistan.
'Sepengetahuan penuh'
Wartawan BBC Barbara Plett di Islamabad mengatakan klaim terbaru yang dikeluarkan Dr Khan itu bertolak belakang dengan pengakuan yang dia buat pada tahun 2004 bahwa dia adalah satu-satunya orang yang bertanggungjawab mengekspor teknologi nuklir ke Iran, Korea Utara dan Libia.
Wartawan kami mengatakan komentar itu adalah tuduhan paling kontroversial yang dibuat Dr Khan sejak dia mulai membela diri dalam pernyataan kepada media.
Komentarnya itu juga bertentangan dengan sikap pemerintah Pakistan bahwa mereka dan militer tidak mengetahui tentang ekspor itu.
"Yang digunakan adalah pesawat Korea Utara, dan militer mengetahui penuh tentang pemakaian pesawat itu dan peralatan yang dibawanya," kata Dr Khan.
"Itu pasti terjadi sepengetahuannya (Musharraf)."
Pemerintah Pakistan yang baru terpilih mengendurkan larangan terhadap Dr Khan, yang terkena tahanan rumah pada tahun 2004 oleh Presiden Musharraf.