02 Juli, 2008 - Published 11:47 GMT
Indonesia dan Malaysia akan meresmikan sebuah tim yang terdiri tokoh masyarakat kedua negara yang bertugas memberi arahan apabila terjadi sengketa antara kedua negara.
Kedua pemimpin negara akan meresmikan tim tersebut awal pekan depan, saat Presiden Yudoyono berkunjung ke Malaysia untuk menghadiri KTT Negara Berkembang.
Usulan pembentukan tim ini disampaikan Presiden Yudoyono kepada Perdana Menteri Malaysia, Abdullah Badawi, saat kunjungannya ke Malaysia awal Tahun 2008.
Saat itu hubungan Indonesia-Malaysia memanas akibat pemberitaan diseputar kesenian tradisional Reog yang diklaim milik Malaysia, dan memicu unjuk rasa ribuan orang di depan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta.
Belum diketahui secara persis batasan dari tugas tim ini, namun disebutkan akan terdiri dari 7 orang Indonesia dan 7 orang Malaysia.
Mantan Wakil Presiden, Try Sutrsino, dan mantan Menteri Luar Negeri, Ali Alatas disebut sebagai 2 dari tokoh Indonesia yang akan dilibatkan.
Walaupun dikenal sebagai negara serumpun, hubungan Indonesia dan Malaysia tidak selamanya mulus.
Selain masalah kesenian tradisional reog, persoalan seperti TKI, perbatasan, sering menjadi penyebab utama ketegangan kedua negara.