BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada:
 
Email kepada teman   Versi cetak
Presiden Sudan tantang ICC
 
Bashir
Omar al Bashir berpidato di depan pendukungnya di Fasher.
Presiden Sudan mengatakan tidak khawatir dengan tuduhan genosida yang dikenakan oleh Mahkamah Internasional, ICC, kepada dirinya.

Omar al Bashir mengatakan hal ini saat mengunjungi kota Fasher di Darfur Utara.

Ketua jaksa penuntut Luis Moreno-Ocampo mengupayakan satu surat penahanan terhadap Bashir minggu lalu dengan tuduhan genosida dan kejahatan perang di Darfur.

Pemerintah Khartoum mengatakan mereka tidak mengakui ICC ataupun keputusan-keputusannya.

Sementara Liga Arab mengatakan Sudan telah sepakat untuk mendirikan pengadilan khusus untuk menangani persoalan Darfur.

Usaha diplomatik

Selama kunjungannya ke Darfur, Bashir mengunjungi sejumlah proyek bantuan, ditemani oleh pejabat pemerintahan dan para duta besar.

''Kami hadir untuk menyampaikan satu pesan keseluruh dunia, kami pecinta damai, kami menginginkan perdamaian, kami yang berusaha untuk berdamai,'' kata Bashir kepada pendukungnya di Fasher.

''Apa yang dikemukakan Ocampo tidak mengkhawatirkan saya,'' katanya. ''Kita tahu siapa dibelakangnya dan siapa yang membuat kebijakan.''

Editor BBC untuk kawasan Afrika, Martin Plaut, mengatakan kunjungan Bashir ke kawasan adalah untuk menunjukkan perhatiannya dan bagi pendukungnya untuk menunjukkan dukungan mereka dalam sebuah rapat umum.

Sudan menggencarkan upaya diplomatik semenjak ICC mengumumkan dakwaannya. Dan menurut Martin Plaut, Sudan mendapat dukungan Liga Arab dan Uni Afrika.

Pembohong

Moreno-Ocampo menuduh pemimpin Sudan menjalankan kebijakan genosida yang telah menewaskan 35 ribu orang dan 100 ribu lainnya mengalami pembunuhan perlahan-lahan, serta 2,5 juta lainnya terpaksa mengungsi dari Darfur.

Dalam rapat umum di Fasher, para pendukung Bashir meneriakkan, ''pembohong, pembohong, Ocampo pembohong.''

''Kami akan terus membangun Darfur dan akan memompa keluar minyaknya,'' kata presiden kepada mereka.

''Mereka menginginkan kami menjadi antek Amerika.''

Amerika, yang bukan anggota ICC, memuji langkah Moreno-Ocampo.

Wakil presiden Sudan, Ali Osman Taha, minggu lalu mengatakan bukti yang ada salah dan mengisyaratkan Sudan kemungkinan akan menghalangi kerja ICC di Sudan.

Pemerintah Sudan membantah memobilisir milisi Arab Janjaweed untuk menyerang penduduk sipil hitam Afrika di Darfur sejak terjadi pemberontakan tahun 2003.

Uni Afrika meminta Dewan Keamanan PBB untuk membekukan tuduhan itu, sementara Liga Arab menyebutnya sebagai preseden yang berbahaya.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy