|
Eropa bekukan dana Bulgaria
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Komisi Eropa membekukan bantuan bagi Bulgaria senilai ratusan juta ero di tengah kekhawatiran tentang korupsi dan kejahatan
terorganisasi.
Juru bicara komisi itu Johannes Laitenberger mengatakan Uni Eropa juga mencabut hak bagi dua lembaga Bulgaria mengatur dana Uni Eropa. Dia mengatakan Bulgaria memerlukan undang-undang pidana baru agar penegakkan keadilan bisa lebih efektif. Romania juga dikecam karena kelemahan dalam sistem peradilannya, termasuk politisasi sejumlah kasus. Romania untuk saat ini tidak terkena hukuman, namun laporan itu mengatakan reformasi di negara itu "rentan". Sekitar 500 juta ero ($800 juta) dana bantuan bagi Bulgaria dibekukan oleh komisi tersebut. Kedua negara berada di bawah pantauan ketat sejak bergabung dengan Uni Eropa bulan Januari 2007. Di Bulgaria, "perang melawan korupsi tingkat tinggi dan kejahatan terorganisasi kurang mengbuahkan hasil," kata Laitenberger, ketika menyampaikan laporan pada hari Rabu. 'Semakin frustrasi' Dalam istilah terkeras yang pernah digunakan tentang negara anggota, komisi Uni Eropa mengatakan meski ada upaya untuk melawan korupsi dan kejahatan terorganisasi, di Bulgaria "institusi dan prosedur tampak baik di atas kertas tetapi dalam prakteknya tidak membuahkan hasil baik".
Satu dari serangkaian laporan yang diterbitkan hari Rabu mengecam "kurangnya komitmen untuk bertindak cepat dan tegas ketika penipuan ditemukan," dan berbicara tentang "kecurigaan besar atas keterlibatan kelompok kejahatan terorganisasi". Laporan-laporan itu menggambarkan "frustrasi yang semakin besar" di antara negara-negara Uni Eropa yang sudah mengirim para ahli untuk membantu Bulgaria. Namun, setelah upaya lobi gigih oleh pemerintah Bulgaria, nada laporan itu diperlunak dalam beberapa hari ini, kata wartawan BBC Oana Lungescu. Laitenberger mengatakan komisi itu siap untuk mencabut pembekuan dana "begitu Bulgaria mengambil langkah-langkah yang dibutuhkan". Wakil perdana menteri Bulgaria yang baru ditunjuk untuk mengurus dana Uni Eropa, Meglena Plugchieva, menegaskan Bulgaria sudah membuat kemajuan, tetapi mengatakan kepada BBC hasilnya membutuhkan waktu. "Benar bahwa ada sejumlah defisit, tetapi ini adalah tantangan besar bagi Bulgaria, satu transformasi besar," katanya. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||