BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 22 Juli, 2008 - Published 14:44 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Serangan traktor di Yerusalem
 
Pengemudi traktor ditembak mati oleh polisi Israel
Pengemudi traktor ditembak mati oleh polisi Israel
Seorang pengemudi buldozer menerjang lalulintas di bagian barat Yerusalem, dan mencederai sedikinya 10 orang sebelum ditembak mati, kata polisi Israel.

Sebuah bus dan beberapa mobil tertabrak dalam insiden ini. Beberapa mobil tergilas dan sebuah mobil terbalik.

Para saksi mata mengatakan, seorang warga sipil bersenjata menembak si pengemudi mesin berat, sebelum ditembak mati oleh polisi perbatasan.

Tiga pekan lalu seorang pria Palestina mengamuk dengan kendaraan berat di Yerusalem, dan menewaskan tiga warga Israel.

Wartawan BBC mengatakan, serangan 2 Juli itu diduga dilakukan oleh orang yang mengalami gangguan jiwa tanpa motivasi politik. Namun, warga Israel khawatir insiden hari Selasa adalah serangan yang menirukan aksi sebelumnya, dan mungkin ini taktik baru.

Suara tembakan

Serangan terbaru ini terjadi kawasan sibuk di bagian tengah barat Yerusalem.

Saat insiden tersebut berlangsung, Presiden Israel Shimon Peres untuk kali pertama menerima Presiden Palestina Mahmoud Abbas di kediaman resminya di Yerusalem, yang juga berada tidak jauh dari lokasi insiden.

"Saya sedang pulang ketika saya melihat traktor itu melaju ke sebuah bus empat atau lima kali. Semua jendela bus berantakan," kata seorang remaja Israel di lokasi.

"Kemudian saya melihat traktor itu menyeruduk mobil di jalan. Saya lihat lebih banyak orang berlarian, dan setelah dua menit saya dengar dua atu tiga tembakan," tambah Yohanan Levine.

Seorang pengemudi yang diwawancarai televisi Israel mengatakan, mobilnya diseruduk dua kali dengan sekop depan mesin berat tersebut, dan berhasil menghindari serudukan ketiga yang diarahkan ke kepalanya.

Foto-foto yang beredar tidak lama setelah insiden memperlihatkan jasad si pengemudi terpuruk di traktor dan sedikitnya delapan lubang peluru di kaca di dekatnya.

Polisi Israel menyebut ini "serangan teror", meski belum ada pernyataan bertanggungjawab oleh organisasi militan Paestina.

Abbas mengatakan kepada wartawan bahwa dia "mengutuk dan menolak" serangan tersebut dan mengatakan, insiden-insiden seamcam itu "merusak reputasi kami dan perdamaian pada umumnya".

Polisi mengatakan, pengemudi itu berasal dari sebuah desa Palestina di Wilayah Pendudukan Tepi Barat , yang dijadikan Israel bagian dari wilayah kotapraja Yerusalem yang diperluas.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy