BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 06 Juli, 2008 - Published 11:47 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Korsel hemat bahan bakar
 
Kapal minyak
Korea Selatan harus mengimpor semua minyak mentahnya
Korea Selatan mengumumkan langkah pertama dalam serangkaian upaya untuk mengatasi harga bahan bakar yang semakin tinggi.

Ribuan kendaraan pemerintah hanya akan dibolehkan digunakan di jalan-jalan di hari yang bergantian dan alat pendingin udara (AC) di gedung-gedung pemerintah akan dibatasi.

Perdana Menteri Han Seung-soo mengatakan, bila harga minyak tetap meningkat, langkah-langkah ketat yang lebih besar akan diberlakukan.

Media massa di sana mengatakan, langkah ini sebagian besar simbolik karena hanya mencakup jumlah kendaraan dan gedung yang terbatas.

Korea Selatan harus mengimpor semua minyak dolar untuk minyak tahun ini, naik dari $60,3 miliar tahun lalu.

Han mengatakan dalam jumpa pers: "Negara-negara penghasil minyakpun memperketat penggunaan untuk menghemat energi di era dimana harga minyak sangat tinggi."

"Untuk mengambil langkah-langkah konkret dalam menghemat biaya bukan merupakan pilihan, namun untuk kelangsungan hidup."

'Diwajibkan'

Pembatasan itu, yang akan diterapkan mulai tanggal 15 Juli, akan mencakup 15.000 kendaraan peemrintah dan lebih dari 800 gedung kantor dan institusi milik pemerintah.

Alat pengukur suhu di kantor-kantor akan disesuaikan sebesar satu derajat Celcius di musim panas dan musim dingin.

Ada juga rencana untuk mengganti separuh dari semua kendaraan pemerintah dengan kendaraan versi lebih kecil atau hibrida tahun 2012, demikian dilaporkan media pemerintah.

Menteri Keuangan Kang Man-soo mengatakan, bila harga minyak global mencapai $170 per barel, kewajiban untuk menghemat energi di sektor swasta juga akan diterapkan.

Dia mengatakan pemerintah akan meninjau ulang prakiraan ekonomi, bila harga minyak menembus $150 per barel.

Para pengamat mengatakan tingkat harga itu mungkin tidak akan jauh, setelah harga harga minyak mentah mencapai harga tertinggi sepanjang masa Kamis lalu, yaitu $145 per barel.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy