BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 04 Juli, 2008 - Published 10:51 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
'Bom Palembang lebih dahsyat'
 
Unit anti-teror Polri
Polisi menemukan 21 bom waktu, yang sebagian siap digunakan
Kapolri Jendral Sutanto memastikan puluhan bom yang ditemukan di Palembang memiliki daya ledak lebih mematikan dari bom yang digunakan dalam aksi teror di Indonesia selama ini.

Menurut Jenderal Sutanto, puluhan bom itu berbeda dengan bom-bom yang digunakan dalam berbagai aksi peledakan sebelumnya.

Kepastian itu diperoleh setelah polisi melakukan penyelidikan terhadap puluhan bom itu.

Jenderal Sutanto menambahkan tersangka utama kelompok Palembang itu dipastikan adalah warga negara Singapura.

Tersangka, tambah Kapolri, memang terkait dengan buronan teroris Noordin M Top dan Mas Selamat Kastari yang melarikan diri dari penjara Singapura.

Selain itu, polisi masih menyelidiki kemungkinan hubungan antara tersangka dan kelompok Al-Qaida.

Masih belum jelas apakah tersangka teroris warga Singapura itu sudah dipindahkan ke Jakarta untuk diinterogasi lebih lanjut.

Dalam penangkapan 10 tersangka teroris di Palembang, Sumatera Selatan beberapa hari lalu, polisi menemukan sejumlah bukti antara lain 21 bom waktu.

Sebanyak 16 buah bom diantaranya sudah siap digunakan.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy