BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 03 Juli, 2008 - Published 11:17 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
10 tersangka teroris ditahan
 
Unit anti-teror Polri
Unit anti-teror Polri juga menemukan bahan peledak
Unit anti-teror kepolisian Indonesia sejauh ini menangkap 10 tersangka teroris di Palembang, Sumatera Selatan.

Salah seorang tersangka adalah buronan pemerintah Singapura yang berprofesi sehari-hari sebagai guru, sedangkan sembilan orang lainnya diduga terkait dengan kelompok Noordin M Top dan pernah melakukan aksi teror di wilayah di Indonesia.

Dalam jumpa pers, juru bicara Mabes Polri Inspektur Jendral Abubakar Nataprawira mengatakan tersangka utama dari 10 orang itu ditangkap di Kecamatan Sekayu, Sumatera Selatan.

Namun, Irjen Abubakar tidak menjelaskan apakah tersangka adalah warga negara Singapura atau Indonesia.

Dalam pemeriksaan, Abubakar menambahkan, tersangka mengaku memberi pelatihan cara membuat bom kepada sejumlah warga Palembang.

Polisi juga menangkap sembilan tersangka lainnya di Palembang, yang dikatakan terkait dengan kelompok Noordin M Top di Semarang dan Wonosobo.

Abubakar Nataprawira menambahkan kesembilan orang itu diketahui merencanakan sejumlah aksi teror antara lain pemboman sebuah kafe di Bukit Tinggi, Sumatera Barat.

Selain melakukan penangkapan, polisi juga menemukan barang bukti berupa puluhan bom waktu yang sebagian sudah siap digunakan, puluhan butir peluru dan bahan-bahan pembuat bom.

Sembilan dari tersangka teroris itu telah dipindahkan ke Jakarta untuk diinterogasi lebih lanjut.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy