BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 03 Juli, 2008 - Published 21:55 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Eropa naikkan suku bunga
 
ECB
Kenaikan suku bunga untuk mengendalikan tingkat inflasi
Bank Sentral Eropa, ECB, telah menaikkan suku bunga ke tingkat yang paling tinggi dalam jangka waktu 7 tahun untuk mengendalikan laju inflasi.

Tingkat inflasi di kawasan mata uang Ero pada Bulan Juni berkisar 4%, yang merupakan inflasi tertinggi dalam waktu 16 tahun belakangan.

Sebelumnya muncul berbagai dugaan bahwa suku bunga memang akan dinaikkan untuk mengendalikan kenaikan harga-harga.

Dan Bank Sentral Eropa mengumumkan kenaikan 0,25% menjadi 4,25%, kendati bisa menimbulkan dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi Eropa yang dibayang-bayangi dengan kelesuan.

Presiden Bank Sentral Eropa, Jean Claude Trichet, mengatakan kenaikan 0,25%diperlukan untuk menurunkan target inflasi, yaitu 2%.

"Yang kami amati dewasa ini, yaitu masa tingkat inflasi tinggi berkepanjangan tidak mungkin dipertahankan terus."

Ekonomi melesu
London
Ada kekuatiran atas melesunya perekonomian Eropa

Bank Sentral Eropa mengkuatirlan tanda-tanda kelesuan ekonomi di negara-negara yang menggunakan mata uang Ero. Dua anggotanya, Irlandia dan Spanyol, tampaknya sudah hampir mengalami resesi

Dan sebenarnya banyak banyak usaha yang justru menghendaki suku bunga diturunkan, bukannya naik.

Namun para pengamat keuangan mengatakan tanda-tanda yang terlihat menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga ini hanya satu kali saja dan bukan yang pertama dalam serangkaian kenaikan.

Sementara itu, di Amerika Serikat, Departemen Perburuhan menerbitkan laporan lapangan kerja bulanan, yang memperlihatkan Amerika kehilangan 62.000 pekerjaan non-pertanian bulan lalu.

Itu berarti jumlah lapangan pekerjaan berkurang hampir 500.000 sejak awal tahun ini.

Bagaimanapun dalam wawancara dengan BBC, Menteri Keuangan Amerika, Henry Paulson, menegaskan perekonomian pada prinsipnya masih baik.

"Mari saya sampaikan hiperbola jika membandingkan dengan masa Depresi Besar dulu. Saya masih menemukan orang yang mencari rumah, misalnya, tapi saat Depresi Besar tingkat penyitaan barang jaminan sampai 50% sedang saat ini 2% di Amerika Serikat."

Paulson juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi masih positif dengan tingkat pengangguran sekitar 5%.

"Dalam jangka panjang, dasar ekonomi yang kuat masih dimiliki Amerika Serikat," tegasnya.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy