|
Tersangka teroris ditangkap
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kepolisian Republik Indonesia telah menangkap seorang tersangka kasus terorisme di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa 1 Juli.
Namun juru bicara Mabes Polri, Inspektur Jendral Abubakar Nataprawira, tidak bersedia memberikan rincian penangkapan tersebut. "Untuk informasi yang lebih lengkap nanti akan disampaikan setelah menerima laporan dari Bareskrim tentang penangkapan tersebut," tuturnya. Abubakar juga tidak bersedia mengukuhkan apakah tersangka yang ditangkap itu berkaitan dengan jaringan Jamaah Islamiyah atau buronan Noordin M. Top. Namun dikukuhkan bahwa polisi juga berhasil menemukan sejumlah barang yang diduga untuk merakit bom. Jamaah Islamiyah selama ini dituding sebagai pelaku utama sejumlah aksi teror bom dengan target warga dan kepentingan Barat di Indonesia. Salah satunya adalah Bom Bali Tahun 2002 yang menewaskan lebih dari 200 orang. Hingga saat ini, polisian telah melakukan penahanan ratusan orang yang diduga terkait jaringan terorisme, dan menewaskan Dr. Azahari yang dianggap menjadi dalang dalam sejumlah aksi terorisme di Indonesia. Namun hingga saat ini Noordin M. Top masih tetap buron. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||