BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 16 Mei, 2008 - Published 14:12 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Pilpres babak kedua Zimbabwe
 
Morgan Tsvangirai dan Robert Mugabe
Tsvangirai mengatakan akan ikut pemlihan putaran kedua
Pemilihan presiden babak kedua di Zimbabwe akan digelar pada tanggal 27 Juni, seperti diumumkan pemerintah.

Pemimpin oposisi, Morgan Tsvangirai, meraih kemenangan pada pemilihan babak pertama namun tidak mendapai 50% sehingga babak kedua harus digelar.

Tsvangirai --yang pernah mengancam akan memboikot-- kini mengatakan akan mengikuti pemilihan babak kedua ini.

Dia menuduh partai Zanu PF yang memerintah, yang dipimpin Mugabe, melakukan kecurangan dalam penghitungan suara dan melakukan intimidasi atas pendukung oposisi.

Partai pimpinan Tsvangirai, MDC, pemerintah dan tentara memukuli dan menyiksa para pendukung mereka agar tidak memberikan suara atau memilih partai pemerintah.

Tsvangirai menegaskan bahwa kekerasan harus dihentikan agar pemilihan presiden tahap kedua bisa berlangsung dengan kredibilitas tinggi.

Sementara itu Robert Mugabe mengatakan partainya harus lebih mempersiapkan diri dalam menghadapi pemilihan presiden babak kedua ini.

"Walau hasil pemilihan babak pertama lalu tidak menghasilkan pemenang langsung, namun hasilnya merupakan bencana," katanya menyinggung kekalahan yang dideritanya.

Mugabe juga menuduh pendukung oposisi MDC melakukan tekanan atas para pendukung Zanu PF.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy