BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 16 Mei, 2008 - Published 10:16 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Presiden Hu ke lokasi gempa
 
Cina
Jumlah korban jiwa diperkirakan mencapai 50.000 orang
Ini merupakan kunjungan Presiden Hu Jintao yang pertama ke wilayah bencana sejak gempa Senin kemarin.

Dalam kunjungan itu, Hu Jintao bertemu dengan korban bencana dan memerintahkan agar operasi pemulihan besar-besaran yang sedang berlangsung ditingkatkan.

Kantor berita resmi Xinhua mengutip Presiden Hu Jintao yang mengatakan upaya pemulihan kini memasuki masa yang krusial.

Dalam upaya pencarian yang intensif hari Jumat, dilaporkan berhasil ditemukan 4 orang yang bisa diselamatkan hidup-hidup dari balik puing-puing.

Stasiun resmi CCTV menyiarkan seorang anak laki-laki berusia 5 tahun yang tampak amat lemah dengan luka goresan ditarik dari bawah reruntuhan puing.

Para pemimpin Cina tetap mengatakan bahwa prioritas utama mereka adalah menyelamatkan korban yang masih hidup di bawah reruntuhan puing.

Cina
Pemerintah akan menyelidiki gedung yang gampang rubuh

Namun 4 hari hari setelah gempa tampaknya semakin kecil saja kemungkinan menemukan korban yang hidup.

Penyelidikan atas gedung

Upaya kini mulai difokuskan untuk memberikan bantuan kepada jutaan orang yang terkena dampak bencana gempa bumi itu.

Banyak diantara mereka yang masih tinggal di tenda darurat buatan sendiri yang tidak layak dan tanpa makanan maupun air bersih.

Sejumlah bantuan sudah masuk namun lebih banyak lagi yang dibutuhkan.

Pihak berwenang juga sudah mengumumkan akan menggelar penyelidikan tentang kenapa sejumlah bangunan sekolah amat gampang rubuh dan menewaskan banyak siswanya.

Ditegaskan bahwa orang yang bertanggung-jawab atas buruknya standar konstruksi harus dihukum.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy