BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 15 Mei, 2008 - Published 09:03 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Korban gempa Cina 'bisa 50.000'
 
Gempa menghancurkan sebuah sekolah
Ratusan murid sekolah terkubur ketika bangunan sekolah rubuh
Pemerintah Cina mengkhawatirkan korban jiwa bisa lebih dari 50.000 orang setelah gempa melanda provinsi Sichuan, kata media pemerintah.

Peringatan itu disampaikan setelah pemerintah Cina mengukuhkan bahwa jumlah korban yang meninggal dalam gempa mencapai 19.500 orang, di saat upaya penyelamatan dilanjutkan untuk mencari ribuan orang yang masih terperangkap reruntuhan bangunan.

Sekitar 10 juta orang di provinsi Sichuan terkena dampak langsung dari gempa berkekuatan 7,9 itu yang meratakan beberapa desa, kata media pemerintah.

Sekitar 26.000 orang lainnya masih terperangkap di bawah reruntuhan bangunan.

Cina mengerahkan 30.000 pasukan tambahan, untuk membantu upaya 50.000 tentara dan polisi yang saat ini sudah melakukan upaya penyelamatan.

Aparat Cina mengatakan negara itu akan menerima bantuan luar negeri dan bersedia untuk mendapat bantuan dari tim penyelamat dari Jepang dan Taiwan.

 Kita harus menggunakan semua angkatan pada militer kita, dan menyelamatkan nyawa berapapun biayanya
 
Perdana Menteri Wen Jiabao

Para wartawan mengatakan jumlah korban jiwa, yang bertambah dari 14.866 orang pada hari Rabu, diperkirakan akan terus bertambah di saat para petugas bantuan menemukan lebih banyak korban yang tertindih reruntuhan bangunan.

Beberapa orang berhasil diselamatkan hidup-hidup, termasuk seorang anak perempuan berusia tiga tahun dan seorang wanita hamil yang ditemukan masih hidup pada hari Rabu.

Pemerintah Cina mengimbau kepada rakyat untuk menyumbangkan peralatan yang dapat digunakan dalam operasi penyelamatan. Palu, derek, sekop dan perahu karet dikatakan dibutuhkan dengan segera.

Angkatan udara, aparat perhubungan udara angkatan darat dan sipil di negara itu dilibatkan dalam upaya-upaya bantuan sejak bencana melanda, kata laporan kantor berita pemerintah Xinhua.

Kota Yingxiu di wilayah Wenchuan
Skala kehancuran di kota Yingxiu di wilayah Wenchuan

Pasukan khusus diterjunkan dengan parasut ke daerah-daerah yang tidak dapat dicapai dan para pejabat mengatakan semua daerah bencana kini sudah dapat dicapai dan operasi penyelamatan dimulai.

Wartawan BBC Dan Griffiths di Dujiangyan mengatakan operasi bantuan dilakukan besar-besaran, namun kecil kemungkinan masih ada korban yang selamat.

Tentara dikerahkan ke bendungan Zipingku, untuk memperbaiki keretakan akibat gempa. Bendungan itu kini sudah dinyatakan stabil dan aman, tetapi hampir 400 bendungan lainnya di daerah itu dikhawatirkan juga rusak, kata wartawan kami.

Militer Cina berencana untuk melakukan pengiriman makanan, pakaian dan selimut dalam jumlah besar melalui udara ke daerah-daerah yang paling parah dilanda gempa, termasuk distrik Beichuan dan Wenchuan.

Tanah longsor

Helikopter dibutuhkan karena banyak jalan di kawasan pegunungan di dekat pusat gempa rusak berat akibat gempa bumi atau tertimbun tanah longsor.

Perdana Menteri Wen Jiabao mengatakan: "Kita harus menggunakan semua angkatan pada militer kita, dan menyelamatkan nyawa berapapun biayanya."

Upaya bantuan juga dipersulit oleh cuaca buruk, sementara gempa susulan dilaporkan mengguncang Yingxiu, kota yang berada di dekat pusat gempa, di mana lebih dari tiga perempat dari 10.000 penduduk di sana tewas.

Warga setempat yang berjalan dari salah satu desa yang terperangkap, Qingping, mengatakan separuh dari penduduk desa itu yang berjumlah 2.000 orang menderita luka-luka, dan warga yang selamat sangat membutuhkan obat-obatan serta air minum, kata laporan Xinhua.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy