|
Tsvangirai hadapi Robert Mugabe
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Tokoh oposisi Zimbabwe Morgan Tsvangirai akan berhadap dengan Robert Mugabe dalam putaran kedua pemilihan presiden.
Tsvangirai sebelumnya mengatakan tidak perlu pemilihan putara kedua dengan menegaskan dia telah memenangkan babak pertama Maret lalu. Dari Afrika Selatan, Tsvangirai mengatakan pemungutan suara harus berlangsung dalam dua minggu dengan akses penuh peninjau internasional dan wartawan. "Mulai dari tanggal 23 Mei, keabsahan kekuasaan Mugabe dan rezimnya yang tersisa akhirnya akan berakhir," kata Tsvangirai. "Mereka akan menjadi rezim tidak sah, rezim yang sama sekali tidak sah," katanya. Pemimpin MDC ini juga mengatakan akan kembali ke Zimbabwe tempat mengungsinya di Afrika Selatan. "Saya bermaksud kembali ke Zimbabwe sesegara mungkin, setelah mempertimbangkan keadaan di lapangan," Tsvangirai. Dia juga meminta diakhirinya kekerasan politik terhadap para pendukungnya dari MDC. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||