|
Panduan baru turis di Inggris
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Inggris adalah bangsa yang "kelebihan berat badan, gemar minum, obsesi dengan seks dan selebriti serta pecandu televisi,
demikian tulis panduan baru untuk wisatawan.
Edisi terbaru Rough Guide menyebutkan, tidak ada negara lain yang "picik, merasa penting dan menjengkelkan" seperti Inggris. Namun Inggris lebih "mengesankan, indah dan secara budaya beraneka ragam" dengan "berbagai bangunan, monumen bersejarah serta pertamanan". Oxford "luar biasa", Bath "tak bisa terlewatkan" dan Newcastle "hidup", katanya. The Rough Guide menghasilkan panduan perjalanan untuk lebih dari 200 tujuan wisatawan di seluruh dunia. 'Sangat konservatif" Di jilid belakang tertulis mengenai Inggris. "Inggris adalah bangsa yang bangga terhadap patriotisme, meskipun demikian perdana menterinya orang Skotlandia, memiliki pelatih sepakbola orang Italia dan seorang keluarga kerajaan asal Yunani." Inggris "tidak hanya sebuah negeri, namun tempat pertemuan budaya, kelas dan suku". Di sisi lain, Inggris merupakan "surga bagi para pengungsi" dengan imigran lebih dari 100 etnik akan juga "tempat sangat konservatif". Di satu segi, negara ini kehilangan keanekaragaman budaya, klaim buku panduan ini "dimana jantung banyak kota dan juga pinggiran kota terdiri dari zona pertokoan yang mirip.
"Walaupun demikian ini sebuah negeri dimana tumbuh sumbur individualitas dan kreativitas, menghasilkan budaya pop dan pentas seni, musik dan fesyen yang termasuk paling dinamis di dunia. Sejumlah kota yang dianjurkan untuk di kunjungi seperti Bath yang "memiliki Lake District, South Downs dan Royal Tunbridge Wells juga layak dikunjungi. Namun banyak tempat lain dikritik. Plymouth memiliki "wajah yang membosankan dan modern", Derby "tidak menarik" dan Essex "jalur komuter yang tidak menarik". 'Footie bukan soccer' Favorit orang Inggris selain masa lalu juga sesuatu yang berkaitan dengan bola.
"Football, footie atau apapun Anda sebut (tidak ada orang Inggris menyebutnya 'soccer'), Liga Primer terlalu mahal tiketnya dan dengan para pemainnya "lebih terkenal daripada bintang pop". Mengenai orang Inggris, buku panduan itu menjelaskan mereka sebagai "pencinta hewan, penikmat teh dan dermawan" yang memiliki "kehangatannya dalam humor-humornya". Namun disisi lain, "Orang Inggris menjadi konsumen yang patuh bukannya penduduk yang aktif dengan kesetiaan kepada merek hampir mendekati kepercayaan kepada agama." Rough Guide menyimpulkan, "Satu hal yang pasti bagi para pengunjung adalah seberapa lama Anda tinggal di Inggris dan seberapa luas yang Anda lihat, masih belum cukup untuk memahami tempat ini". |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||