11 April, 2008 - Published 09:11 GMT
Mantan pimpinan Partai Komunis di Shanghai Chen Liangyu dipenjarakan 18 tahun atas dakwaan korupsi.
Chen tercatat sebagai pejabat paling senior Cina yang dinyatakan bersalah atas dakwaan kejahatan semacam dalam masa lebih dari satu dasawarsa.
Chen Liangyu dinyatakan terbukti menerima suap dan menyalahgunakan kekuasaan, lapor kantor berita resmi Xinhua.
Kasus ini mengguncang Cina pada tahun 2006 ketika Chen dituduh menggelapkan ratusan juta dollar dari dana pensiun Shanghai untuk investasi di perusahaan properti berisiko.
Pada saat itu, dia anggota Politburo, yang merupakan lembaga pengambil keputusan tertinggi di Cina.
Chen pernah menjadi sekutu mantan pemimpin Cina Jiang Zemin.
Namun, dia dipecat dari jabatannya pada September 2006 menyusul investigasi pemerintah atas penyalahgunaan dana pensiun di Shanghai.
Uang yang hilang dilaporkan dipergunakan untuk memberikan pinjaman ielgal, investasi real estate dan sejumlah proyek prasarana lain.
Kasus ini juga mendorong dipecat dan ditahannya sejumlah pejabat senior kota Shangai, dan sekaligus mempermalukan pemerintah Cina.
Pasca skandal tersebut, Partai Komunis Cina bersumpah untuk menindak tegas pejabat yang terbukti bersalah atas korupsi, yang merajalela sejak reformasi pasar membuka perekonomian Cina pada tahun 1980-an.