|
Masjid Ahmadiyah dibakar
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kepolisian Daerah Jawa Barat memeriksa 8 saksi terkait dengan pembakaran satu masjid kelompok Ahmadiyah di Sukabumi, Jawa
Barat Minggu malam.
Tak seorang pun menderita luka-luka dalam peristiwa pembakaran masjid dan pengrusakan terhadap gedung sekolah itu. Pengrusakan masjid dan rumah pengikut Ahmadiyah sebelumnya juga pernah terjadi di Bogor dan Lombok, Nusa Tenggara Barat, karena dituding mengikuti ajaran sesat. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Dade Achmad, menjelaskan pembakaran masjid Ahmadiyah di Sukabumi itu berlangsung menjelang tengah malam. "Kami sudah diperintahkan oleh Kapolda untuk memantau dan mengamankan masijd-masijd yang digunakan Ahmadiyah," tutur Dade Achmad kepada wartawan BBC Siaran Indonesia, Rohmatin Bonasir. Ketika ditanyakan --setelah ada pertintah itu-- kenapa masih terjadi juga pembakaran masjid Ahmadiyah, Dade Achmad, mengatakan masjid itu berada di daerah pelosok Sukabumi. "Ya ini kan kejadiannya tengah malam dan apakah petugas kami harus nongkrongi masjid itu sampai tengah malam, kan tidak mungkin," jawabnya. Hingga saat ini SKB 3 Menteri yang melarang Ahmadiyah masih belum dikeluarkan, walaupun pemerintah Indonesia sudah menerima rekomendasi dari tim Kejaksaan Agung yang menganjurkan agar aliran Ahmadiyah dilarang. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||