|
Tibet bukan masalah hak asasi
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Presiden Cina Hu Jintao mengatakan persoalan Tibet sepenuhnya merupakan masalah internal Cina yang langsung mengancam kedaulatan
negara.
Sementara itu di Amerika Serikat Dalai Lama mengatakan kondisi hak asasi di Cina memanng buruk, tetapi dia tetap menolak boikot Olimpiade sebagai cara untuk menghukum Cina. Hu Jintao mengatakan persoalan yang dihadapi Cina di Tibet tidak ada kaitan dengan masalah etnis, hak asasi manusia ataupun agama. Dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Australia Kevin Rudd, Hu Jintao mengatakan pilihan yang dihadapi Cina adalah mempertahankan persatuan bangsa atau membiarkan negara terpecah. Dia kembali menyalahkan Dalai Lama karena menyulut keributan di kawasan itu. Pernyataan ini merupakan indikasi paling kuat bahwa Cina tidak akan menerima kririk tentang caranya memerintah di Tibet, meski ada ancaman boikot upacara pembukaan Olimpiade. Bulan lalu, ribuan warga Tibet berduyun-duyun turun ke jalanan kota Lhasa dan daerah sekitarnya karena marah atas tangan besi kekuasaan Cina. Presiden Bush dan para pemimpin dunia lainnya menghimbau Hu Jintao agar bertemu Dalai Lama. Presiden Cina mengatakan dialog bisa saja terjadi, tetapi dia menuduh Dalai Lama menginginkan kemerdakaan dan berusaha melakukan sabotase Olimpiade. Pemimpin Tibet di pengasingan itu membantah tuduhan ini, dan Cina tidak menunjukkan bukti-bukti atas tuduhannya itu. Perjalanan obor Hari Jumat, para atlet Argentina membawa obor Olimpiade melewati jalan-jalan Buenos Aires di tengah penjagaan keamanan yang ketat setelah para pengunjuk rasa di London dan Paris berusaha untuk menghalangi perjalanan obor.
Baik pendukung Olimpiade Beijing dan pengunjuk rasa anti-Cina turun ke jalan, namun hanya terjadi keributan kecil, dan pawai obor itu tidak mendapatkan halangan. Keributan kecil terjadi ketika beberapa balon berisi air dilemparkan ke arah obor namun berhasil ditangkap oleh para petugas. Seorang pegiat membentangkan sebuah spanduk raksasa bertuliskan "Bebaskan Tibet." Dan anggota gerakan spiritual Falun Gong, yang dilarang di Cina membawa obor mereka bertuliskan "obor hak asasi manusia", dan berjalan sepanjang rute yang akan dilewati obor Olimpiade. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||