|
Pejabat pemilu Zimbabwe ditahan
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Polisi Zimbabwe menangkap paling tidak 5 petugas komisi pemilihan atas tuduhan mengurangi jumlah suara bagi Presiden Mugabe
dalam pemilihan presiden yang diadakan 10 hari lalu.
Polisi mengatakan, orang-orang itu didakwa melakukan pemalsuan dan menyalahgunakan tugas mereka. Sementara itu masih belum ada penjelasan resmi mengenai hasil akhir pemilihan presiden. Wartawan BBC untuk Afrika Bagian Selatan, Peter Biles melaporkan, para petugas Komisi Pemilihan itu tampaknya ditangkap di tiga daerah di negara itu. Menurut surat kabar Herald milik pemerintah, penahanan itu dilakukan karena ada kejanggalan antara angka yang dicatat di berbagai TPS, dan angka yang dilaporkan kepada Pusat Tabulasi Nasional di Harare. Polisi masih menyelidiki kasus ini. Pemerintah sebelumnya mengatakan ada kejanggalan di sejumlah daerah pemilihan, namun kalangan oposisi MDC yakin Presiden Mugabe dan partainya, ZANU-PF, mencoba menunda pengumuman hasil dan mengulur waktu. MDC tidak akan kembali ke pengadilan lagi hari ini, dalam upaya untuk memaksa Komisi Pemilihan agar segera mengumumkan hasil pemilihan presiden. Sepuluh hari setelah pemilihan umum berlangsung, masih belum ada penjelasan mengenai keterlambatan itu. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||