BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 07 Maret, 2008 - Published 21:26 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
KTT diwarnai perang mulut
 
Alvaro Uribe
Presiden Kolombia tuduh presiden Ekuador berhubungan dengan Farc
Konferensi tingkat tinggi para pemimpin Amerika Latin dibuka dengan berbagai tuduhan atas serangan lintas batas Kolombia ke Ekuador.

Pemimpin Ekuador, Rafael Correa mengecam 'agresi' Kolombia dalam pidato pembukaannya di Republik Dominika.

Sementara presiden Kolombia, Alvaro Uribe, membalasnya dengan mengklaim bahwa Correa punya kaitan dengan pemberontak Farc dan tidak bekerjasama dalam memerangi terorisme.

Presiden Venezuela, Hugo Chavez menyerukan semua pihak meredakan ketegangan atas penyerbuan yang dilakukan Kolombia itu.

Operasi itu menewaskan 20 pemberontak, termasuk seorang komandan senior Farc, Raul Reyes, tetapi mengundang reaksi politik yang luas di Amerika Latin.

Venezuela dan Ekuador yang memutus hubungan diplomatik serta mengirimkan pasukan ke perbatasan mereka dengan Kolombia, menuntut permintaan maaf dari Kolombia.

Pertengkaran itu terjadi sementara pasukan keamanan Kolombia mengatakan mereka berhasil menewaskan seorang pemimpin Farc senior yang lain, Ivan Rios, kali ini di Kolombia di propinsi Caldas.

Surat Farc

Uribe mengatakan kepada para pemimpin Amerika Latin yang berkumpul di KTT di Santo Domingo bahwa jika dia memberitahu Ekuador mengenai penyerbuan yang menewaskan Reyes, operasi itu akan gagal.

Dia mengatakan presiden Ekuador tidak bekerjasama dalam memerangi terorisme, dan menambahkan bahwa operasi itu "melawan satu dari teroris yang paling jahat dalam sejarah kemanusiaan".

Pasukan Kolombia
Kolombia menurunkan pasukannya diperbatasan

Dia mengutip satu surat yang dituduh disita dalam penggrebekan itu sebagai bukti Correa punya hubungan dengan para pemberontak Kolombia.

Uribe mengatakan Reyes menulis surat ke pemimpin Farc, Manuel Marulanda. Isinya: "Kami menunggu lawatan dengan menteri keamanan Ekuador dan dia membawa salam dari Presiden Correa untuk komandan Marulanda".

Correa membantah tuduhan itu, menyebut itu sebagai kebohongan.

"Tangan-tangan ini tidak dinodai oleh darah," kata Correa.

Corea mengakui bahwa ada komunikasi dengan Farc, tetapi karena pemerintahnya sedang berusaha menjamin pembebasan sandera yang ditahan para pemberontak, termasuk mantan calon presiden Kolombia, Ingrid Betancourt.

Dia mengatakan Ekuador membayar mahal atas perang saudara di Kolombia karena efek sampingnya juga masuk ke wilayahnya.

Dia menambahkan bahwa itu adalah kesalahan Kolombia dan bukan Ekuador bahwa pemberontak menyeberangi perbatasan.

'Tegang'

Tuan rumah KTT ini, Presiden Republik Dominika Leonel Fernandez sebelumnya mengatakan dia berharap KTT ini bisa menjadi peluang untuk 'memperbaiki hubungan'.

Dia berusaha mendapatkan konsensus mengenai kata-kata dalam deklarasi mengenai perselisihan itu.

Berbagai laporan mengatakan negara-negara penting seperti Brazil dan Cile juga sedang bekerja untuk mencari solusi diplomatik atas krisis ini.

Sebelum KTT dibuka, Presiden Venezuela mengatakan Chavez mengatakan dia berharap KTT ini akan berlangsung positif.

"Orang harus datang dengan kepala dingin sedikit, redakan ketegangan," kata Chavez kepada para wartawan di hotelnya sebelum berangkat menuju KTT, demikian lapor kantor berita AP.

"Saya pikir pertemuan hari ini akan menjadi positif, karena ini akan membantu perdebatan. Kita harus berdebat, berbicara dan ini adalah langkah awal untuk mencari jalan."

Presiden Ekuador, Correa yang melakukan lawatan ke berbagai ibukota di Amerika Latin untuk menggalang perlawan terhadap Kolombia, mengatakan Kolombia harus berjanji untuk tidak melanggar wilayah negara tetangganya dan mengakhiri tuduhannya bahwa Ekuador mendukung para gerilyawan Farc.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy