|
Bom bunuh diri di pemakaman
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sedikitnya 30 orang tewas akibat serangan bom bunuh diri pada sebuah pemakaman di Pakistan baratlaut.
Pemakaman itu untuk satu dari tiga polisi yang tewas oleh bom pinggir jalan sebelumnya hari Jumat. Pejabat polisi Wakif Khan mengatakan kepada BBC Bahasa Urdu bahwa 65 orang terluka dalam serangan di Mingora, kota utama di Lembah Swat. Beberapa bulan ini Swat telah menjadi ajang konfrontasi antara militan pro Taliban dan aparat keamanan. Angkatan Darat Pakistan baru-baru ini mengatakan, telah mengendalikan lagi sebagian besar kawasan itu dengan mengusir milisi Islam lokal. Imbauan donor darah Ratusan pejiarah menghadiri pemakaman di Mingora ketika penyerang itu datang. "Ledakan terjadi saat kami bersiap-siap memberikan penghormatan kepada dia," kata Wakil Kepala Polisi setempat, Karamat Shah. "Saya melihat orang-orang berlarian menjauh dan serpihan tubuh dimana-mana," katanya. Pihak berwenang rumah sakit yang menangani mereka yang luka dilaporkan mengimbau sumbangan darah. Pemakaman itu diperuntukkan satu dari tiga polisi yang sebelumnya tewas di kota Lakki Marwat, distrik Bannu yang berbatasan dengan kawasan suku-suku yang bersamalah di Waziristan Utara. Bom meledak dekat kendaraan mereka, kata polisi. Kepala polisi di distrik Bannu, Hamza Mehsud mengatakan, dua orang lainnya terluka dalam keadaan kritis akibat ledakan itu. Menteri Kesehatan Propinsi North West Frontier Province mengatakan kepada kantor berita AFP, berbagai upaya menyelamatkan mereka yang terluka tertunda. "Kami menghadapi kesulitan dalam operasi penyelamatan karena ledakan itu juga merusak gardu listrik di kawasan itu," ujar Syed Kamal Shah. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||