|
Australia 'akan larang' tas plastik
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Menteri lingkungan Australia Peter Garrett, mengatakan pemerintahnya berniat melarang toko-toko menyediakan tas plastik gratis,
pada akhir tahun ini.
Pemerintah partai Buruh yang baru terpilih sedang melakukan konsultasi mengenai kemungkinan memberlakukan pajak terhadap atas tas plastik atau melarangnya sama sekali. Garrett mengatakan, dia akan bertemu dengan para pemimpin tingkat negara bagian untuk membahas rencana ini bulan April, dengan harapan menerapkan ketentuan baru paling lambat akhir tahun 2008. "Ada sekitar empat miliar tas plastik terapung-apung, memenuhi tempat penampungan sampah, dan akhirnya mempengaruhi hidupan liar kita, dan muncul di pantai kita, selagi kita berlibur," katanya. Sebelumnya pekan ini, Cina mengumumkan larangan terhadap penyediaan tas plastik gratis yang akan mulai berlaku bulan Juni. Hari Rabu, pemerintah kota New York, Amerika Serikat meloloskan RUU yang mengharuskan toko besar menyediakan kotak daur ulang untuk tas plastik. Beberapa kota lain di Amerika, termasuk San Francisco, telah melarang tas plastik dari toserba. Sementara itu, di Irlandia, menurut UU yang diloloskan pada tahun 2002, pembelanja dikutip untuk setiap tas plastik yang mereka gunakan. |
Cina larang tas plastik gratis09 Januari, 2008 | Berita Dunia
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||