BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 11 Januari, 2008 - Published 09:29 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Australia 'akan larang' tas plastik
 
Tas plastik menimbulkan masalah lingkungan di banyak negara
Tas plastik menimbulkan masalah lingkungan di banyak negara
Menteri lingkungan Australia Peter Garrett, mengatakan pemerintahnya berniat melarang toko-toko menyediakan tas plastik gratis, pada akhir tahun ini.

Pemerintah partai Buruh yang baru terpilih sedang melakukan konsultasi mengenai kemungkinan memberlakukan pajak terhadap atas tas plastik atau melarangnya sama sekali.

Garrett mengatakan, dia akan bertemu dengan para pemimpin tingkat negara bagian untuk membahas rencana ini bulan April, dengan harapan menerapkan ketentuan baru paling lambat akhir tahun 2008.

"Ada sekitar empat miliar tas plastik terapung-apung, memenuhi tempat penampungan sampah, dan akhirnya mempengaruhi hidupan liar kita, dan muncul di pantai kita, selagi kita berlibur," katanya.

Sebelumnya pekan ini, Cina mengumumkan larangan terhadap penyediaan tas plastik gratis yang akan mulai berlaku bulan Juni.

Hari Rabu, pemerintah kota New York, Amerika Serikat meloloskan RUU yang mengharuskan toko besar menyediakan kotak daur ulang untuk tas plastik.

Beberapa kota lain di Amerika, termasuk San Francisco, telah melarang tas plastik dari toserba.

Sementara itu, di Irlandia, menurut UU yang diloloskan pada tahun 2002, pembelanja dikutip untuk setiap tas plastik yang mereka gunakan.

 
 
Cina larang tas plastik gratis
09 Januari, 2008 | Berita Dunia
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy