BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 05 Januari, 2008 - Published 11:56 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Suharto dalam kondisi kritis
 
Suharto
Suharto berkuasa selama lebih 30 tahun
Mantan Presiden Soeharto berada dalam keadaan kritis, demikian keterangan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada media Sabtu siang.

Presiden mengatakan hal ini setelah menjenguk Suharto di Rumah Sakit Pusat Pertamina dan mendapat keterangan dari dokter.

Suharto dirawat di rumah sakit sejak Jumat karena pembengkakan di seluruh tubuh.

"Pak Harto memang dalam keadaan kritis, demikian juga penjelasan tim dokter kepresidenan dan tim dokter lain di rumah sakit itu, memang kondisi beliau dalam keadaan kritis.

"Sebagaimana yang kita lakukan kepada mantan pemimpin negara, selalu kita berikan perawatan kesehatan terbaik," kata Yudhoyono.

Sejumlah pejabat negara termasuk wakil presiden Yusuf Kalla membesuk mantan kepala negara ini.

Jatuh bangunnya Suharto
Lahir di Kemusuk, 8 Juni 1921
Berkuasa tahun 1966 melalui Super Semar 11 Maret
Secara resmi mengganti Sukarno sebagai presiden, Maret 1967
Program pembangunan tahun 1970an, 1980an
Timor Timur diserbu akhir tahun 1975
Krisis ekonomi Asia mengguncang ekonomi Indonesia, akhir 1990an
Aksi protes dan harga membumbung memaksanya mundur bulan Mei 1998
Hakim memutuskan ia tidak sehat untuk diadili atas dakwaan korupsi tahun 2000
Transparency International menyebutkan ia dalam posisi teratas dalam peringkat korupsi bulan Maret 2004

Saat ini, sidang gugatan terhadap Suharto dan Yayasan Super Semar tengah berjalan.

Tim jaksa pengacara negara menyatakan setoran dana sebesar 5 persen dari total laba bersih bank milik pemerintah untuk Super Semar dianggap melanggar asas kepatutan, karena lebih banyak dipakai membiayai perusahaan milik kroni Soeharto dibanding untuk dana beasiswa.

Jaksa menggugat Yayasan Supersemar dan Suharto sebesar sekitar Rp. 14 trilyun sebagai ganti rugi materiil dan immateriil.

Soeharto meraih kekuasaan lewat Super Semar 11 Maret 1966, beberapa bulan setelah peristiwa pembunuhan para jenderal yang disebut Gerakan 30 September 1965.

Insiden pembunuhan itulah yang menjadi pijakan Jenderal Soeharto meraih kekuasaan, yang bertahan hingga 1998.

Dalam beberapa tahun terakhir ini, Suharto telah beberapa kali masuk rumah sakit, terakhir kali bulan Mei 2006.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy