BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada: 31 Desember, 2007 - Published 11:04 GMT
 
Email kepada teman   Versi cetak
Puluhan tewas di Kenya
 
kenya
Tindak kekerasan juga terjadi di Nairobi dan Mombasa
Setidaknya 43 orang tewas di kota Kisumu, Kenya barat, setelah tindak kekerasan yang dipicu oleh sengketa hasil pemilihan presiden negara itu.

Seorang reporter BBC melihat banyak mayat dengan luka tembakan di dalam kamar jenazah di kubu oposisi.

Para saksi mata mengatakan polisi melepaskan tembakan peluru tajam setelah para pengunjuk rasa melemparkan batu karena marah terhadap apa yang mereka katakan sebagai kecurangan dalam pemilihan pekan lalu.

Persiden Mwai Kibaki dinyatakan sebagai pemenang tetapi Raila Odinga mengatakan kemenangannya dicurangi dalam pemilihan itu.

Bentrokan juga berlangsung di daerah-daerah kukuh di ibukota, Nairobi, kota wisata Mombasa dan beberapa kota kecil lain di Kenya.

kibaki
Kibaki (foto) merebut 4,584,721 suara, sedangkan Odinga mendapatkan 4,352,993

Kantor berita Reuters melaporkan 15 mayat ditemukan di kawasan kumuh Korogocho di Nairobi.

Bentrokan berlangsung di daerah kumuh lainnya, Kibera, antara polisi yang menembakkan peluru tajam serta gas air mata, dan massa yang bersenjatakan pentungan dan parang.

Sejumlah besar petugas hansip (pertahanan sipil) disiagakan oleh pemerintah.

Dalam perkembangan lain, para pemantau pemilihan Uni Eropa mengutarakan keraguan terhadap hasil yang diumumkan secara resmi.

Pemerintah Kenya melarang siaran pangsung yang terkait dengan pemilihan itu. Polisi melarang acara pelantikan presiden tandingan yang akan dilaksanakan di pusat kota Nairobi untuk melantik Odinga.

Odinga mengatakan tidak ada perbedaan antara Kibaki dan "para diktator militer yang merebut kekuasaan dengan laras senjata".

Perubahan hasil

Orang-orang yang terbunuh di Kisumu termasuk dua wanita dan tiga anak-anak, kata laporan wartawan BBC, Noel Mwakugu.

kenya
Ketegangan meningkat setelah pemilihan

Seorang saksi mata mengatakan kepadanya bahwa polisi melepaskan tembakan secara membabi-buta, bahkan setelah para pengunjuk rasa melarikan diri di pinggir kota Kisumu.

Seorang jurubicara kepolisian mengatakan dia tidak mengetahui adanya korban tewas.

Larangan keluar rumah diberlakukan di kota itu, kata kantor berita AFP.

Ada juga laporan mengenai kerusuhan di Bungoma, Busia, Eldoret, Kericho, dan Kakamega.

Tindak kekerasan itu dipicu oleh pernyataan oposisi bahwa hasil pemilihan dicurangi oleh pemerintah.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy