|
Australia ingin perketat internet
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Pemerintah partai buruh yang baru saja terpilih di Australia mengatakan mereka merencanakan peraturan ketat untuk melindungi
anak-anak dari pornografi di internet dan situs yang berisi kekerasan.
Mereka akan mengharuskan pemberi jasa internet menyaring bahan-bahan yang mereka turunkan dan mencabut bahan-bahan yang dianggap porno atau tidak sesuai. Para pejabat Australia akan menyusun daftar hitam situs internet. Mereka yang ingin mengakses ke bahan-bahan yang tidak disaring harus mengkontak pemberi jasa internet untuk meminta akses ke bahan-bahan yang tidak disaring. Para pejuang hak sipil mengecam rencana itu yang disebutnya sebagai sensor yang tidak perlu. Wajib menyaring Wartawan BBC Phil Mercer dari Sydney melaporkan, tujuan yang hendak dicapai pemerintah Australia adalah untuk memastikan bahwa anak-anak hanya mempunyai akses pada situs internet yang layak untuk keluarga. Menteri Telekomunikasi, Stephen Conroy, menghendaki semua perusahaan internet untuk memantau bahan-bahan yang mereka tawarkan ke sekolah-sekolah dan untuk kebutuhan rumahtangga. Pemberi jasa internet diharapkan mencegah pornografi, bahan-bahan yang hanya layak untuk orang dewasa, dan yang berisi kekerasan. Conroy mengatakan penyaringan wajib akan melindungi anak-anak dari bahan-bahan yang tidak pantas. Pemerintah akan menyusun daftar situs internet yang tidak layak, meskipun dalam tahap ini tidak jelas apakah yang akan dianggap tidak layak. Warga Australia yang ingin mendapat akses tak terbatas ke situs internet harus mengontak pemberi jasa internet untuk meminta dikecualikan dari penyaringan itu. Kalangan yang mengecam menegaskan bahwa penyaringan seperti ini tidak seharusnya terjadi dalam demokrasi liberal dan menuduh Canberra melakukan penindasan. Para pejuang kebebasan sipil mengecam usulan itu yang mereka gambarkan sebagai penyensoran yang tidak perlu. Namun, Menteri Conroy menegaskan, jika orang menyamakan kebebasan berbicara dengan menyaksikan pornografi anak-anak, ia akan selalu tidak sependapat dengan mereka. Ada juga kekhawatiran bahwa penyaringan oleh pemerintah bisa memperlambat akses ke internet di negara yang kecepatan koneksinya sering dibawah standar internasional. Namun hal ini tidak menghalangi kalangan muda Australia merangkul teknologi. Dalam riset yang diterbitkan tahun 2003 menunjukkan bahwa 84 persen anak lagi-laki Australia dan sekitar dua per tiga anak perempuan menggunakan internet, meskipun angka ini mungkin jauh lebih tinggi lagi. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||