BBCIndonesia.com
  • Bantuan
 
Diperbaharui pada:
 
Email kepada teman   Versi cetak
Pemilu di Pakistan tidak tentu
 
Pendukung Benazir
Pendukung Benazir tidak yakin siapa pembunuhnya
Komisi pemilihan di Pakistan mengatakan kekerasan yang pecah menyusul pembunuhan pemimpin oposisi Benazir Bhutto menghambat persiapan pemilu.

Komisi juga akan mengadakan pertemuan darurat hari Senin untuk memutuskan apakah pemilihan tanggal 8 Januari dapat dilaksanakan atau tidak.

Salah satu saingan Bhutto, pemimpin partai oposisi lain, Nawaz Sharif, mengunjungi makamnya hari Sabtu.

Saat menjadi perdana mentri tahun 1990an, Sharif berupaya memenjarakan Bhutto atas dakwaan korupsi.

Lebih dari tiga puluh orang tewas dalam kekerasan yang pecah sejak pembunuhan Bhutto.

Tentara masih berjaga-jaga diseluruh negeri tetapi jalanan kini lenggang.

Di provinsi Sindh, basis utama pendukung Benazir, pengunjuk rasa membakar satu pusat pembelanjaan dan muncul kekhawatiran kekerasan akan kembali terjadi.

Di Larkana, pelayat masih terus berdatangan ke moseleum dimana Benazir dikuburkan.

Sementara itu dunia internasional mengalihkan perhatian emreka pada proses demokrasi di Pakistan, satu hal yang diperjuangkan oleh Benazir.

Menteri luar negeri Amerika Condoleeza Rice adalah salah satu pemimpin dunia yang menandatangani buku duka cita untuk mantan perdana menteri Pakistan ini.

Tolak penjelasan

Partai pimpinan Benazir Bhutto, Partai Rakyat Pakistan, menolak penjelasan pemerintah tentang penyebab kematiannya.

Pemerintah Pakistan mengatakan kematian Bhuto karena kepalanya terbentur atap mobil saat ia mencoba menghindar tembakan, dan bukannya karena luka tembak atau pecahan bom.

Seorang juru bicara pemimpin Taleban Baitullah Mehsud menyanggah Baitullah Mehsud terlibat dalam pembunuhan Bhutto, setelah pemerintah Pakistan mengeluarkan transkrip rekaman Mehsud yang mengucapkan selamat atas serangan itu.

 
 
Berita utama saat ini
 
 
Email kepada teman   Versi cetak
 
  Bantuan | Hubungi kami | Tentang kami | Profil staf | Pasokan Berita RSS
 
BBC Copyright Logo ^^ Kembali ke atas
 
  Berita Dunia | Berita Indonesia | Olahraga | Laporan Mendalam | Ungkapan Pendapat | Surat dari London
Bahasa Inggris | Berita Foto | Cuaca
 
  BBC News >> | BBC Sport >> | BBC Weather >> | BBC World Service >> | BBC Languages >>
 
  Bantuan | Privacy