|
Bom Aljir tewaskan 10 staff PBB
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Sejumlah pihak mengecam dua ledakan bom yang menewaskan puluhan orang di ibukota Aljazair kemarin. Satu serangan merusak kantor
PBB di Aljiers. Sekretaris jendral PBB, Ban Ki Moon menyebutnya sebagai tindakan pengecut.
Aparat di rumah sakit mengatakan paling tidak enam puluh orang tewas dalam ledakan itu namun departemen dalam negri Aljazair hanya memastikan dua puluh enam korban. Satu kelompok yang menyebut diri Al Qaeda di Magribi mengatakan mereka yang melakukan serangan itu. Waratwan BBC, Ian Pannell, memantau peristiwa ini. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan sepuluh pegawainya tewas dalam dua ledakan bom di Aljazair. Setidaknya 27 orang terbunuh, meskipun para petugas kesehatan mengatakan jumlah korban jiwa lebih enam-puluh orang. Ledakan itu terjadi hari Selasa di dua daerah di ibukota, Aljirs. Wartawan BBC, Ian Pannell, yang memantau peristiwa itu melaporkan, dua bom meledak dalam selang waktu beberapa menit saja. Ledakan pertama menghantam gedung mahkamah konstitusi, yang menyebabkan sebuah bis sekolah terbakar. Bom mobil kedua diledakkan di depan kantor PBB. Para petugas penyelemat bekerja berjam-jam untuk menarik orang-orang yang terperangkap di bawah reruntuhan. Dalam pernyataan di internet, kelompok yang mengaku sebagai al-Qaeda Di Negeri Maroko Islam mengatakan merekalah yang melancarkan serangan itu. Kelompok ini merupakan cabang al-Qaeda di Afika Utara. Kalau dilihat dari waktu serangan dan sasarannya, tampaknya organisasi itulah yang bertanggung jawab, kata wartawan kami. Ini merupakan serangan terbaru dalam serangkaian ledakan di Aljazair tahun ini yang dilakukan oleh kelompk tersebut, yang sejauh ini menelan korban tewas puluhan orang. Serangan ini dicela oleh banyak pihak. Sekjen PBB, Ban Ki-moon, menyebutnya sebagai 'serangan pengecut', dan presiden Amerika Serikat, George W Bush, menggambarkan para pelaku sebagai sebagai 'musuh manusia'. |
Ledakan Aljir tewaskan puluhan11 Desember, 2007 | Berita Dunia
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||