|
Kejahatan remaja di Cina
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Kejahatan remaja meningkat tajam di Cina, demikian dikatakan oleh para pejabat di Beijing.
Mereka mengatakan dua-per-tiga dari seluruh kasus pidana di Cina sekarang ini melibatkan anak-anak remaja yang berusia antara empat-belas dan delapan belas. Para pelaku tindak kriminal ini semakin muda, membentuk gang yang lebih besar, dan melakukan tindak kriminal yang lebih banyak, demikian kata seorang akademisi. Perubahan sosial, kebijakan satu anak Cina, dan internet menjadi sebab meningkatnya angka kejahatan tersebut. "Tindak kejahatan yang dilakukan para remaja menyebabkan meningkatnya kerusakan sosial yang lebih besar," kata harian China
Daily mengutip Menurutnya, para remaja ini membentuk kelompok gang dan melakukan tindak kejahatan "tanpa motif tertentu, dan bahkan sering tanpa berpikir terlebih dahulu." Tindak itu termasuk pencurian, penyerangan, dan pemerkosaan, namun juga ada 22 kategori kejahatan termasuk penipuan dan internet. Akibat migrasi Menurut Liu, masalah ini disebabkan karena terpecahnya keluarga akibat migrasi. Dalam ratusan ribu keluarga di daerah pedesaan, anak-anak ini ditinggalkan bersama sanak keluarga yang lebih tua atau teman-teman, di saat orang tua mereka pergi ke kota mencari kerja. Shang Xiuyun, seorang hakim di Beijing yang khusus menangani kejahatan remaja mengatakan kebijakan satu anak Cina juga menjadi salah satu penyebab. Dengan kebanyakan keluarga hanya memiliki satu anak, maka anak-anak ini mendapatkan tekanan yang lebih besar sekarang dibandingkan di masa lalu, kata hakim tersebut seperti dikutip oleh China Daily. Menurut para pakar, jumlah kejahatan remaja meningkat dari 33 ribu di tahun 1998 menjadi sekitar 80 ribu di tahun 2007. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
|
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||